Sesuai fungsinya—sebagai area untuk beristirahat—sebuah ruang tidur seharusnya menghadirkan kenyamanan, baik secara visual ataupun perasaan. Namun, bagaimana jika ruang yang tersedia sangat sempit dan terbatas?   

Kenyamanan di ruang tidur merupakan sebuah hal yang krusial. Setelah menjalani kegiatan keseharian yang padat dan melelahkan, setiap orang butuh beristirahat. Tentu saja, agar istirahatnya maksimal, ruangannya pun harus mendukung.

FotoGeylang Showflat

Sayangnya, ketersediaan lahan ruang yang sempit menjadi hambatan mendapatkan kenyamanan tersebut. Pasalnya, ruang tidur tak hanya berfungsi sebagai ruang beristirahat semata, tetapi juga bisa menjadi area menaruh barang, mengganti baju, merias diri, dan beberapa hal lain yang membutuhkan tingkat privasi tinggi. Alhasil, ruang yang ada pun “termakan” oleh kebutuhan-kebutuhan lain itu.

FotoResidence at Jatiwaringin

Namun, dengan penataan yang tepat, sebuah ruang tidur berukuran mungil—misalnya saja berukuran 3m x 3m—pun bisa terlihat lapang, luas, dan tidak sumpek. Dengan beberapa tip penataan berikut, Anda bisa “menyelamatkan” kenyamanan di ruang tidur Anda, tanpa harus membongkar dan mengganti ukuran ruangnya.

FotoPondok Hijau Residence

Memilah-milah Kebutuhan

Sebelum menata ulang ruang tidur Anda, ada baiknya Anda menentukan berapa orang yang menghuni ruangan tersebut. Misalnya, kebutuhan bagi dua orang—ayah dan ibu—tentu akan jauh berbeda dengan kondisi ketika anak Anda masih bayi dan masih tidur seruang dengan orang tua. Kondisi tersebut membutuhkan ruang yang lebih besar ketimbang kondisi umum di mana penghuni ruang tidur utama hanya dua orang.

FotoGunawangsa Industrial

Selain itu, perhatikan pula kegiatan—selain kegiatan beristirahat—yang akan Anda lakukan di ruang tidur, seperti menaruh barang, bekerja, belajar, membaca buku, mendengarkan musik, menonton televisi, merias diri, dan berganti pakaian. Urutkan kebutuhan tersebut dari yang paling primer, hingga ke kebutuhan yang bisa dilakukan di ruangan lain. Hal tersebut berguna untuk memilah-milah kebutuhan furnitur dalam ruangan ini, agar bisa berfungsi semaksimal mungkin.

FotoPIK Residence

Pemilihan Furnitur Simpan

Untuk menghemat ruang, maka Anda harus cermat memilih furnitur penyimpanan, seperti lemari dan rak, agar tidak memenuhi ruang tidur Anda tanpa fungsi yang jelas. Anda bisa membuat furnitur built-in atau furnitur tanam, yang bisa dipesan sesuai kebutuhan. Anda bisa membuat lemari yang bisa memiliki berbagai fungsi, mulai dari area menyimpan baju (di lemari bagian tengah), area penyimpanan barang lain (di lemari atas atau bawah), area merias diri dengan cermin yang terpasang di permukaan lemari—yang juga memberi kesan lapang—hingga rak-rak buku atau nakas.

FotoAncol Apartment

Desain Tempat Tidur Berpengaruh

Salah satu furnitur yang memakan banyak tempat di ruangan ini adalah tempat tidur, mengingat fungsi utamanya sebagai area beristirahat. Oleh karena itu, pemilihan desain tempat tidur yang tepat bisa membuat lapang ruang tidur Anda. Selain itu, sebaiknya Anda memilih tempat tidur dengan headboard yang tidak terlalu besar dengan desain simpel, maksimal tinggi totalnya 110cm saja.

FotoWhite Box Residence

Jauhi Warna Gelap dan Motif “Ramai”

Pernahkah Anda mendengar pendapat “kalau ingin terlihat kurus, sering-sering pakai baju warna gelap, deh”? Pendapat tersebut memang benar adanya. Warna gelap memang memberikan kesan sempit dan kecil, sebaliknya, warna terang cenderung menghadirkan kesan lebar, luas, dan lapang. Oleh karena itu, dalam penataan ruang tidur mungil, sebaiknya Anda menghindari warna-warna gelap, agar ruangan tersebut tak terlalu terasa sempit dan sumpek.

FotoMaster Bedroom Depok

Selain itu, Anda juga harus berhati-hati dalam memilih motif atau pattern dalam ruang tidur ini. Hindari motif-motif besar, ramai, dengan warna yang beraneka ragam, baik itu di seprai, bed cover, kursi, ataupun tirai. Jika Anda menyukai motif besar, ada baiknya Anda hanya memakainya sebagai aksen, namun dengan warna yang tidak mencolok pula.

 Foto: cdn.home-designing

Pikirkan Faktor Pencahayaan

Selain kesan lapang, sebuah ruang tidur yang baik pun harus memberikan kenyamanan bagi mata para penghuninya. Fungsi ruang tidur sebaiknya diarahkan ke fungsi utama, yakni untuk beristirahat, sehingga pencahayaan di dalamnya pun tidak terlalu terang seperti di ruang-ruang lainnya. Lebih baik, di atas tempat tidur sama sekali tidak ada titik lampu. Jika ingin ada titik lampu, Anda bisa meletakannya secara tersembunyi, di balik headboard, ataupun menggunakan lampu meja yang bersinar redup.

Foto: trabahomes

Lantas, bagaimana dengan kegiatan lainnya? Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan lampu sorot khusus untuk area-area berbeda tersebut, sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Misalnya, di area lemari, lampu yang menyorot ke arah rak-rak simpannya ditaruh tepat di bagian teratas rak, sehingga kalau tidak dibutuhkan bisa Anda matikan sewaktu-waktu. 

You May Also Like

Kain Furnitur Terkena Noda! Apa yang Harus dilakukan?

Bayangkan jika kain sofa Anda terkena noda seperti tumpahan kopi, teh atau jus. Noda tersebut akan merusak keindahan dan keawetan sofa Anda jika tidak dibersihkan dengan cara yang benar. Jadi bagaimana cara membersihkan noda tersebut dengan benar? Tiffani Casa Moda akan membagikan beberapa tips untuk membersihkan noda natural dari kain furnitur Anda dengan menggunakan produk yang mudah ditemukan di rumah Anda.

Sponsored Article

Renovasi Backsplash Dapur dengan Motif Tegel

Dulu, backsplash atau dinding dapur dibiarkan polos begitu saja, hanya berupa dinding biasa yang dilapis dengan cat. Cipratan minyak, uap air yang keluar dari proses memasak, lama kelamaan membuat dinding ini jadi kotor. Karena cat bukan bahan yang mudah dibersihkan, dinding dapur pun jadi terlihat menghitam.

5 October 2017 / INTERIOR / By Bluprin

Desainer Interior: Lebih dari Seorang Dekorator

“Mendandani” rumah tidak berhenti sampai pada tampilan bangunannya saja. Lebih dari itu, untuk menciptakan suasana yang nyaman dan membuat penghuni betah di dalamnya, rumah pun perlu ditata, ruang demi ruangnya. Namun, menata ruang rumah memang bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan perencanaan yang matang agar semua sesuai dengan yang diharapkan dan selaras dengan seluruh konsep rumah.

27 September 2017 / INTERIOR / By Bluprin

Ubah Dapur Jadi Kekinian

Dapur kini bukan hanya sekadar tempat mengolah santapan. Dapur kini adalah bagian dari gaya hidup yang mesti dibuat semenarik dan setrendi mungkin. Bicara soal dapur trendi tentu tidak bisa lepas dari material dan pernik dekorasinya. Dari yang mahal hingga bahan alternatif yang lebih terjangkau, semua bisa Anda pilih untuk membuat dapur jadi trendi. Area dapur yang dihias pun beragam. Mulai dari dinding, meja, hingga kabinet dapur menjadi “sasaran” sentuhan dekorasi dapur trendi.

21 September 2017 / INTERIOR / By Bluprin

Inspirasi Teras Rumah Masa Kini

Teras merupakan bagian yang penting dalam suatu rumah. Berada di depan, teras menjadi ‘wajah’ bagi suatu rumah. Tidak hanya itu, teras juga menjadi tempat penyambut dan tempat transisi antara ruang luar dengan ruang dalam rumah. Teras yang menarik dan nyaman tentunya akan membuat kita lebih betah tinggal di rumah dan juga menjadi sambutan yang menarik bagi tamu-tamu kita. Berikut beberapa ide rancangan teras rumah!

18 September 2017 / INTERIOR / By Jovita Calista