Arsitek                      : Delution Architect

Lokasi Proyek          : Pondok Gede, Bekasi

Luas Tanah              : 150 m2

Tahun Terbangun     : 2016

Fotografer                : Fernando Gomulya

Deskripsi oleh Delution Architect

Inset House terbentuk dari konsep intersection yang terjadi pada sebuah bangunan rumah tinggal dengan “taman melayang” yang sengaja diselipkan ke muka bangunan untuk memberikan beragam manfaat saat dihuni.

Inset House Delution Architect

Sehubungan dengan rumah yang menghadap barat, arsitek mencoba mengeksplorasi facade rumah menjadi area yang bisa menanggulangi panas matahari saat sore hari. Lantai dasar dibuat terlindung dari sinar matahari melalui kantilever lantai dua sehingga ruang utama pada lantai dasar rumah tetap teduh. Panas di area teras juga diredam dengan adanya kolam dan taman.

Inset House Delution Architect

Pada lantai dua, massa rumah miringkan agar tidak tegak lurus dengan panas matahari sore. Arsitek juga membuat secondary skin berupa kisi-kisi kayu sebagai penghalau utama panas matahari. Dibalik kisi-kisi kayu tersebut, terdapat bukaan jendela kamar yang sempit agar panas yang masuk semakin sedikit. Perlindungan dan siasat yang “berlapis” sengaja dibuat untuk melawan panas matahari barat yang memang menjadi isu utama.

Inset House Delution Architect

Taman “melayang” yang berperan sebagai fitur utama rumah ini memiliki beragam fungsi yang akhirnya membuat rumah ini terasa lebih indah dan sejuk. Selain berfungsi sebagai penghalau panas dan elemen utama facade bangunan, taman ini juga berperan sebagai vista bagi 3 ruangan yang ada di lantai 2, yaitu Kamar Utama, Koridor, dan Kamar Anak.

Inset House Delution Architect

Taman “melayang” juga berfungsi sebagai balkon privat bagi kamar utama. Keberadaan taman pada lantai dua membuat seolah lokasi di lantai atas menjadi seperti di lantai dasar.

Inset House Delution Architect

Di samping beragam strategi untuk melawan panas matahari barat, rumah ini memiliki programming lantai dasar yang sangat minim sekat/dinding. Hal ini untuk mengakomodasi keinginan utama klien yang menginginkan rumah yang terasa luas, mengingat lantai dasar adalah area aktivitas bersama antara anggota keluarga.

Inset House Delution Architect

Alasan lain perancangan ruang-ruang yang tanpa sekat adalah agar ruang tersebut juga bisa digunakan untuk mengadakan berbagai acara kebersamaan dengan keluarga dan teman-teman yang cukup sering dilakukan pemilik rumah.

Inset House Delution Architect

Pada area di bawah tangga, arsitek juga merancang furnitur multifungsi yang fleksibel. Furnitur dirancang untuk bisa berubah menjadi tempat tidur dan sofa, yang saat tidak digunakan dapat kembali menjadi tangga.

Inset House Delution Architect

Lihat profil lengkap Delution Architect di sini:

http://bluprin.com/delution-design

Showcase your portfolio and let more people know about your company!

You May Also Like

Obaja Tour & Travel Office - DP+HS Architects

Proyek Obaja Tour & Travel Office terletak di kawasan yang sangat padat dengan tapak bangunan yang menghadap arah utara dan barat sehingga intensitas cahaya matahari cukup tinggi. Secara fungsi, bangunan ini akan mewadahi aktivitas perusahaan yang bergerak di bidang Travel.

2 January 2018 / ARCHITECTURE / By Bluprin

Park 5 Hotel - Bitte

Konsep Park 5 berpedoman pada sebuah gerakan yang dibangun dengan ide sederhana yaitu komunitas. Park 5 mencoba menghadirkan sebuah living space untuk mewadahi aktivitas dalam sebuah komunitas yang menghargai sesama manusia dan juga lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, Park 5 diharapkan dapat menjadi tempat 'bernapas' dan berinteraksi kembali bersama kerabat dan alam, yang dapat menghilangkan penat dari sibuknya aktivitas dan padatnya bangunan di perkotaan.

11 December 2017 / ARCHITECTURE / By Bluprin

Char Char Bar & Grill - MINT-DS

Char Char Bar & Grill merupakan restoran yang terletak di Seminyak, Bali dengan luas tapak 1375 m² dan luas bangunan 696 m². Klien proyek ini merupakan sebuah perusahaan kuliner yang telah menghasilkan beberapa restoran yang sangat terkenal baik di Jakarta dan Bali. Satu hal yang ingin dicapai dalam proyek ini adalah kesinambungan konsep antara jenis kuliner yang dihidangkan dengan bentukan yang dihasilkan arsitektur dan desain interiornya. Pada proyek ini, klien menginginkan restoran dengan jenis makanan yang berbeda, yaitu Asia Pasifik, dibanding dengan restoran lainnya yang rata-rata didominasi oleh makanan barat.

4 December 2017 / ARCHITECTURE / By Bluprin

Sushi Hiro Senopati - AYYA

Sushi Hiro Senopati merupakan gerai pertama dari Sushi Hiro yang melibatkan arsitektur sebagai bagian dari keseluruhan desain. Dari luas lahan sekitar 450 m2, klien menginginkan sebuah bangunan semi permanen yang hanya terdiri dari satu lantai dengan konstruksi yang mudah dan cepat. Klien menginginkan beberapa kebutuhan ruang yang bersifat primer seperti area dapur dan gudang, area restoran, VIP, serta sushi bar.

27 November 2017 / ARCHITECTURE / By Bluprin