Beragam cara dilakukan guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal. Entah membangun rumah sendiri atau membeli rumah yang sudah jadi. Namun ada hal penting yang sering terabaikan berkaitan dengan rumah yang akan dihuni. Salah satunya adalah material yang digunakan pada rumah tersebut.

Tanpa Anda sadari, berbagai material yang digunakan pada rumah baru dapat menjadi sumber penyakit bagi Anda dan keluarga. Kanker, alergi, gangguan pernapasan, ginjal, hati, adalah beberapa penyakit yang mungkin timbul akibat material bangunan.

Karena itu, bila Anda berencana menempati rumah baru, perhatikan benar materialnya. Pilihlah material yang memiliki jaminan kesehatan dan lisensi ramah lingkungan. Bagaimana meminimalisasi efeknya? Dan material apa saja yang perlu diwaspadai?

 Cat Dinding

Pertama, cat. VOC (Volatile Organic Compound), timbal, dan merkuri yang terdapat dalam cat, adalah 3 jenis bahan yang patut Anda waspadai. Dalam komposisi tepat, bahan ini tak berbahaya. Jika berlebih, bahan ini dapat mengakibatkan kanker. Yang termasuk dalam kategori VOC di antaranya solvent dan tiner. VOC ditandai dengan bau. Namun, cat yang tidak berbau belum tentu bebas VOC.

Wolkenhaus Vapegasm Vape Store by P+US Architects Studio

Foto: Wolkenhaus Vapegasm Vape Store ©P+US Architects Studio

Cat dengan merek ternama cukup bertanggung jawab dalam menggunakan bahan-bahan tersebut dibandingkan cat oplosan yang tak diketahui mereknya. Anda yang membeli rumah di perumahan, selain dapat menanyakan dan melihat langsung ke lapangan, juga dapat melakukan trik berikut ini. Cat yang baik tidak luntur saat dipegang, memiliki permukaan yang halus dan rata, warna mentereng dalam konteks wajar, serta bau yang tidak terlalu menyengat. Selain itu, jika mata Anda terasa perih apalagi sampai mengalami iritasi, bisa jadi itu adalah indikasi bahwa cat yang digunakan memiliki kandungan racun yang cukup tinggi.

Cipete House by Fabelio Design and Build

Foto: Cipete House ©Fabelio Design and Build

Artikel lainnya: Rumus Cepat Terapkan Fengshui pada Hunian

Kayu

Pandawas Villas by DDAP Architect

Foto: Pandawa's Villas ©DDAP Architect

Kedua, kayu. Pada dasarnya kayu adalah material alam yang ramah lingkungan. Tingginya permintaan pasar, seolah memaksa kayu diproses sebelum waktunya. Proses pengeringan, pengawetan, hingga pelapisan yang menggunakan berbagai macam bahan kimia membuat kayu menjadi tidak ramah lingkungan. Yang patut diwaspadai adalah penggunaan bahan kimia berlebihan pada proses pengawetan. Ciri-cirinya bau yang menyengat hingga hidung dan mata terasa perih.

BBDO Indonesia by Delution Design

Foto: BBDO Indonesia ©Delution Design

Jika Anda ingin membangun rumah, sebaiknya gantikan kayu dengan material lainnya seperti beton precast, aluminium atau besi hollow. Menghindari penggunaan kayu berarti Anda turut berpartisipasi melindungi pepohonan.

Paon Redesign by DDAP Architect

Foto: Paon Redesign ©DDAP Architect

Artikel lainnya: Pasangan Ini Berinteraksi dengan Bangunan melalui Fotografi. Hasilnya Menakjubkan!

Keramik

Scandinavian Apartment by 2 Quadran Studio

Foto: Scandinavian Apartment ©2 QUADRAN STUDIO

Ketiga, keramik. Semakin putih keramik, semakin tinggi bahaya radioaktif yang dikandungnya. Semakin putih, keramik banyak mengandung zirconium. Zirconium ini bisa memberi efek buruk, karena dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan kanker kulit.

Foresta Fiore House by DDAP Architect

Foto: Foresta Fiore House ©DDAP Architect

Di sisi lain, mengurangi penggunaan keramik berwarna putih juga tidak mudah. Tren yang berkembang membuat permintaan akan keramik berwarna putih terbilang sangat tinggi. Untuk itu, konsumen harus semakin jeli menanyakan kepada produsen, apakah produk keramiknya telah memiliki sertifikat bebas radioaktif atau belum.

Mrs ZS House by Ave Studio

Foto: Mrs. Z's House ©AVE Studio

Minimalisasi dengan Bukaan

Ada beberapa hal yang dapat Anda jadikan pegangan dalam meminimalisasi bahaya polusi yang diakibatkan oleh material bangunan yang dipakai. Jika Anda membangun rumah sendiri, langkah pertama yang harus Anda perhatikan adalah berkaitan dengan desain bukaan yang memungkinkan sirkulasi dan pencahayaan yang baik di dalam setiap ruang. Sirkulasi udara dan pencahayaan akan membantu dalam mengusir berbagai macam bahaya.


Foto: Permata Mediterania Residence ©Fine Team Studio

Kedua, kenali material apa yang akan digunakan dalam proses pembangunan. Jangan hanya berpatokan pada harga yang murah. Kesehatan Anda dan keluarga dipertaruhkan. Ketiga, sebaiknya Anda menggunakan material yang ramah lingkungan dan menghindari pemakaian bahan-bahan sintesis.


Foto: LHS House ©Pranala Associates

Keempat, yang tak kalah pentingya, rumah yang baru selesai dibangun sebaiknya tidak langsung dihuni sampai bahan-bahan penyelaras akhir, seperti cat dan pelitur, tidak lagi mengeluarkan bau yang menyengat.

Artikel lainnya: Agar Desain Kamar Kost Efisien dan Nyaman

#tanyabluprin tanpa biaya!

You May Also Like

Kain Furnitur Terkena Noda! Apa yang Harus dilakukan?

Bayangkan jika kain sofa Anda terkena noda seperti tumpahan kopi, teh atau jus. Noda tersebut akan merusak keindahan dan keawetan sofa Anda jika tidak dibersihkan dengan cara yang benar. Jadi bagaimana cara membersihkan noda tersebut dengan benar? Tiffani Casa Moda akan membagikan beberapa tips untuk membersihkan noda natural dari kain furnitur Anda dengan menggunakan produk yang mudah ditemukan di rumah Anda.

Sponsored Article

Renovasi Backsplash Dapur dengan Motif Tegel

Dulu, backsplash atau dinding dapur dibiarkan polos begitu saja, hanya berupa dinding biasa yang dilapis dengan cat. Cipratan minyak, uap air yang keluar dari proses memasak, lama kelamaan membuat dinding ini jadi kotor. Karena cat bukan bahan yang mudah dibersihkan, dinding dapur pun jadi terlihat menghitam.

5 October 2017 / INTERIOR / By Bluprin

Desainer Interior: Lebih dari Seorang Dekorator

“Mendandani” rumah tidak berhenti sampai pada tampilan bangunannya saja. Lebih dari itu, untuk menciptakan suasana yang nyaman dan membuat penghuni betah di dalamnya, rumah pun perlu ditata, ruang demi ruangnya. Namun, menata ruang rumah memang bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan perencanaan yang matang agar semua sesuai dengan yang diharapkan dan selaras dengan seluruh konsep rumah.

27 September 2017 / INTERIOR / By Bluprin

Ubah Dapur Jadi Kekinian

Dapur kini bukan hanya sekadar tempat mengolah santapan. Dapur kini adalah bagian dari gaya hidup yang mesti dibuat semenarik dan setrendi mungkin. Bicara soal dapur trendi tentu tidak bisa lepas dari material dan pernik dekorasinya. Dari yang mahal hingga bahan alternatif yang lebih terjangkau, semua bisa Anda pilih untuk membuat dapur jadi trendi. Area dapur yang dihias pun beragam. Mulai dari dinding, meja, hingga kabinet dapur menjadi “sasaran” sentuhan dekorasi dapur trendi.

21 September 2017 / INTERIOR / By Bluprin

Inspirasi Teras Rumah Masa Kini

Teras merupakan bagian yang penting dalam suatu rumah. Berada di depan, teras menjadi ‘wajah’ bagi suatu rumah. Tidak hanya itu, teras juga menjadi tempat penyambut dan tempat transisi antara ruang luar dengan ruang dalam rumah. Teras yang menarik dan nyaman tentunya akan membuat kita lebih betah tinggal di rumah dan juga menjadi sambutan yang menarik bagi tamu-tamu kita. Berikut beberapa ide rancangan teras rumah!

18 September 2017 / INTERIOR / By Jovita Calista