Terdapat bermacam gaya desain interior rumah yang dapat menjadi pilihan untuk mendesain rumah Anda. Salah satu gaya desain interior yang populer saat ini adalah Scandinavian dengan tampilannya yang kental dan unik. Gaya ini sendiri juga cocok untuk diterapkan pada rumah atau apartemen berukuran mungil karena karakteristiknya yang memberi kesan luas pada ruangan. Lalu, apa saja karakteristik desan interior bergaya Scandinavian?

Dominasi Warna Netral

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: hominic

Jika membahas tentang skema warna, terdapat beberapa warna yang diasosiasikan dengan gaya Scandinavian, yaitu warna putih, abu-abu, hitam, dan coklat. Interior dengan kombinasi di antara warna-warna tersebut menciptakan kesan tenang dan nyaman.

Artikel lainnya: Ide Desain Headboard untuk Ranjang Anda

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 1

Foto: italianbark

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 2

Foto: ©vindo design – lavande residence

Pada umumnya, dinding dicat dengan warna putih agar furnitur di dalam ruangan dapat lebih ditonjolkan. Warna-warna pastel juga terkadang digunakan pada bagian tertentu sebagai aksen.

Susunan Furnitur yang Sederhana dan Fungsional

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 3

Foto: houzz

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 4

Foto: ©cipta desain – la verde

Salah satu ciri khas dari desain interior Scandinavian adalah memaksimalkan pengunaan ruang untuk memberikan kenyamanan. Penataan furnitur disusun agar tidak menyulitkan ruang gerak penghuni rumah sehingga ruang dapat digunakan secara maksimal dan terhindar dari barang-barang yang tidak diperlukan. Kabinet dan rak bisa menjadi pilihan yang tepat untuk ruang penyimpanan dengan dekorasi yang menganut ‘less is more’ – agar ruang selalu rapi dan terlihat nyaman.

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 5

Foto: cocolapinedesign

Artikel lainnya: Memilih Warna Kamar sesuai Kepribadian Anda

Warna Netral atau Natural untuk Lantai

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 6

Foto: decoist 

Dibandingkan dengan penggunaan karpet secara menyeluruh, lantai dari rumah dengan gaya Scandinavian lebih banyak menggunakan material kayu alami maupun kayu yang dicat dengan warna putih. Hal ini juga dimaksudkan untuk memberi kesan hangat dan luas, serta menerima pencahayaan lebih baik. Lantai plester abu-abu dan keramik putih juga dapat menjadi pilihan untuk lantai rumah bergaya Scandinavian.

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 7

Foto: immyandindi

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 8

Foto: decorilla

Dekorasi Jendela yang Minimum

Agar kontribusi untuk pencahayaan alami menjadi maksimal, rumah dengan gaya Scandinavian cenderung membiarkan area jendela apa adanya. Jendela dapat pula didekorasi secara minimum, seperti penggunaan tirai tipis berwarna netral. Jika memungkinkan, tentunya Anda dapat memperbanyak bukaan agar rumah senantiasa mendapat udara dan cahaya alami yang sehat dan menyegarkan.

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 9

Foto: tumblr

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian 10

Foto: decoist

Artikel lainnya: Evonil Architecture – Desain Fungsional dan Bernilai Estetik

 

You May Also Like

Inspirasi Dekorasi Warna Merah: Menyambut Kemerdekaan Indonesia

Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia merayakan hari kemerdekaannya sejak 72 tahun silam. Tidak hanya itu, hari kelahiran bangsa ini menstimulasi tren pemakaian warna merah. Demi menyambut semarak hari kemerdekaan Indonesia, berikut inspirasi dekorasi warna merah yang dapat diterapkan pada hunian Anda!

15 August 2017 / INTERIOR / By Aisya Putri

Dekorasi Hunian Menyambut Hari Kemerdekaan

Suka cita menyambut momen kemerdekaan bisa diaplikasikan dalam berbagai cara. Mulai dari mengikuti upacara bendera, mengikuti lomba hingga menghias rumah dengan nuansa merah dan putih. Mendekorasi rumah dengan nuansa kemerdekaan patut Anda coba bersama keluarga. Selain untuk membuat rumah menjadi lebih semarak, bisa dibilang mendekorasi dapat disebut sebagai bentuk rasa cinta terhadap Tanah Air.

14 August 2017 / INTERIOR / By Bluprin

Lapisan Baru: Solusi Praktis Mengganti Suasana Rumah Anda!

Apakah anda pernah bosan dengan suasana rumah anda? Tren interior rumah datang dan pergi, namun tidak selalu bisa kita ikuti. Belum lagi harga furnitur dan biaya renovasi yang tidak murah. Jika Anda merasa bosan dengan suasana ruangan rumah Anda namun tidak mau repot merombak rumah atau membeli furnitur baru, ikuti tips di bawah ini!

9 August 2017 / INTERIOR / By Jovita Calista

Tepat Merancang Area Servis

Area yang satu ini biasanya identik dengan sifat kotor dan kerap disembunyikan. Bahkan area yang disebut sebagai area servis ini kerap tidak dimasukkan ke dalam rancangan desain sehingga kondisinya tidak terawat dan terkesan berantakan. Padahal, area servis memiliki peran penting karena merupakan area penunjang aktivitas utama di dalam rumah.Yang termasuk ke dalam area servis antara lain dapur, ruang cuci-setrika-jemur, gudang, dan garasi. Di Indonesia, area servis sering kali identik dengan area kerja, ruang tidur, dan kamar mandi asisten rumah tangga.

7 August 2017 / INTERIOR / By Bluprin