Mengatur penempatan furnitur dan aksesorinya di dalam suatu ruang memang tidak mudah. Terdapat beberapa pertimbangan agar susunannya nyaman dan enak dipandang. Enak tidaknya suatu ruangan bukan hanya ditentukan oleh keserasian benda-benda yang ada di dalamnya. Penempatan furnitur, lampu, tanaman, dan berbagai aksesori pendukung, juga merupakan faktor penentu. Penempatan tanpa pertimbangan bisa dipastikan akan membuahkan ketidaknyamanan.

Berikut ini beberapa langkah untuk mengatur layout sebuah ruang. Semoga bermanfaat!

1. Ukur Besar Ruangan

Langkah pertama dalam penataan layout sebuah ruang adalah ukuran ruang itu sendiri. Sebaiknya kita memastikan bahwa benda-benda yang kita beli, muat di ruangan itu dan dapat juga dimasukkan ke dalam ruangan tersebut. Jadi, jangan lupa juga untuk mengukur lebar pintu, lorong, dan lebar tangga yang mungkin dilalui. 

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah

Foto: Lanvade Residence ©Vindo Design

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 1

Foto: Capitol Residence ©Aedi Interior

2. Tentukan Point of Interest

Adanya point of interest memberi gambaran ke arah mana nantinya peletakan benda akan terpusat. Point of interest bisa berupa pemandangan di jendela, lukisan besar di dinding, rak buku, ataupun panel TV.

Kalau ada lebih dari dua benda yang dianggap bisa menjadi point of interest, pilih yang lebih menonjol -biasanya yang ukurannya lebih besar atau warnanya lebih terang. Jangan letakkan dua point of interest bersebelahan atau dalam satu sisi, misalnya rak buku diletakkan bersebelahan dengan rak TV. Ini akan mengganggu harmonisasi sebuah ruangan. Di ruang keluarga, beberapa pajangan atau lukisan sering dijadikan point of interest.

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 2

Foto: Cilandak Dalam House ©High street Studio

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 3

Foto: decoroption

3. Tempatkan yang Utama Terlebih Dulu

Benda-benda yang paling mendukung aktivitas di suatu ruanganlah yang paling harus diperhatikan. Misalnya di ruang keluarga, kita harus memperhatikan penempatan sofa. Sedangkan, di ruang tidur pikirkan peletakan tempat tidur. Benda-benda ini umumnya menghadap ke point of interest utama atau justru menjadi point of interest itu sendiri.

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 4

Foto: Sunter Icon 1605 ©Koerie Design

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 5

Foto: Lebak Bulus House ©Inspiratio Indonesia

4. Perhatikan Jalur Sirkulasi

Jangan lupakan pergerakan sirkulasi dalam ruangan ketika menempatkan furnitur, tanaman, lampu, dan sebagainya. Penempatan yang baik tidak akan mengganggu kegiatan di ruangan serta arus pergerakan di dalam ruangan itu ataupun dari ruang itu ke ruang lainnya. Tidak enak tentunya saat asyik-asyiknya menonton TV, pandangan kita terhalang oleh orang yang berlalu-lalang ke ruangan lain.

Artikel lainnya: Inspirasi Tangga Rumah Minimalis

Atau jangan sampai kita susah berjalan ke arah dapur karena ruang makan terlalu penuh oleh meja makan. Sebaiknya, sisakan ruang sirkulasi yang memadai untuk jalan.  Walaupun terletak pada satu ruangan, area menonton TV dan ruang makan peletakkannya saling membelakangi sehingga tidak mengganggu sirkulasi keduanya.

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 6

Foto: home-designing

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 7

Foto: Spring Hill ©Manna Interior

5. Pisahkan Berbagai Kegiatan

Kalau ruangan cukup besar, biasanya ada berbagai kegiatan dilakukan di sana. Misalnya di ruang keluarga terdapat kegiatan menonton TV yang membutuhkan beberapa sofa dan rak TV, serta menyatu juga dengan ruang makan.  

Dua kegiatan berbeda itu bisa kita pisahkan tanpa harus mempersempit ruangan. Cukup dengan menggunakan karpet di bawah meja tempat menonton TV, maka akan terbentuk suatu ruangan menonton TV yang terpisah dari ruang makan.

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 8

Foto: theinteriordirectory

6. Perhatikan Proporsi

Proporsi menjadi penting karena tanpa ini, penataan akan terasa tidak imbang. Kalau di sebuah ruangan ada 2 buah benda yang cukup besar, jangan dipusatkan di satu tempat karena akan terasa berat di titik itu saja.

Perhatikan proporsi dan keseimbangan benda yang bersebelahan atau berseberangan. Meja  tambahan yang ukurannya kecil akan lebih cocok berada di sebelah sofa berukuran besar agar terlihat pas dan proporsional.

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 9

Foto: sauder

Mengatur Layout Ruangan di dalam Rumah 10

Foto: yourkidscloset

Konsultasikan dengan Arsitek dan Desainer Interior Anda untuk pengaturan layout ruang yang nyaman di dalam rumah dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Artikel lainnya: Memilih Hunian Idaman – Rumah atau Apartemen?

You May Also Like

6 Cara Tata Rumah Demi Sambut Imlek

Jumat (16/02/2018) mendatang akan menjadi hari yang istimewa bagi etnis Tionghoa. Pasalnya, mereka akan merayakan Tahun Baru Imlek (tahun 2569 Imlek). Berdasarkan siklus tahunan, Imlek tahun ini menjadi tanda berakhirnya tahun ayam api yang kemudian digantikan dengan Anjing Tanah (Brown Earth Dog).

14 February 2018 / INTERIOR / By Bluprin

Kamar Tidur Nyaman untuk Istirahat yang Tenang

Kenyamanan dari suasana kamar tidur merupakan tempat yang sangat dibutuhkan bagi kita, apalagi selepas seharian melakukan aktivitas yang padat, memang paling menyenangkan bila ketemu kasur dan istirahat sejenak melepas lelah. Coba lihat kamar tidur Anda. Apakah sudah cukup nyaman dan mampu memberikan Anda waktu istirahat yang menenangkan?

29 January 2018 / INTERIOR / By Bluprin

Poin Penting Gaya Eklektik pada Hunian

Rumah adalah tempat kembali semua orang dari segala aktivitas yang melelahkan. Untuk itu, rasa nyaman harus hadir dari sebuah hunian. Salah satu cara menciptakan rasa nyaman di rumah adalah dengan menghadirkan konsep hunian favorit Anda. Dengan begitu, rumah pun seolah menjadi oasis di tengah kelelahan yang melanda Anda.

9 January 2018 / INTERIOR / By Bluprin

Renovasi Backsplash Dapur dengan Motif Tegel

Dulu, backsplash atau dinding dapur dibiarkan polos begitu saja, hanya berupa dinding biasa yang dilapis dengan cat. Cipratan minyak, uap air yang keluar dari proses memasak, lama kelamaan membuat dinding ini jadi kotor. Karena cat bukan bahan yang mudah dibersihkan, dinding dapur pun jadi terlihat menghitam.

5 October 2017 / INTERIOR / By Bluprin