Logo Bluprin Blog

7 Alasan Mengusung Interior Bergaya Skandinavia

INTERIOR - HIGHLIGHTS / 11 months ago / By Bluprin
INTERIOR - HIGHLIGHTS / By Bluprin / 11 months ago

7 Alasan Mengusung Interior Bergaya Skandinavia

Foto: ©Breather, unsplash.

Siapa yang tidak ingin huniannya tampil indah? Hunian yang baik secara visual tentunya dapat memberikan rasa betah kepada pemilik rumah. Ada banyak cara untuk mempercantik rumah, salah satunya dengan menerapkan gaya interior hunian. Dari tampilan “kasar” dengan gaya rustik, tampilan feminin dengan gaya shabby chic, sampai tampilan simpel namun tetap cantik dengan gaya Skandinavia, bila diterapkan dengan baik tentu akan memperindah interior rumah.

Gaya apapun yang Anda terapkan, pastikan sesuai dengan selera seluruh anggota keluarga karena rasa nyaman yang dapat dirasakan bersama akan terasa lebih menyenangkan ketimbang hanya dirasakan oleh salah satu pihak. Pada artikel ini, mari simak satu gaya yang masih menjadi favorit banyak orang, yakni gaya Skandinavia. Apa saja kelebihan dari interior berciri khas Scandinavia ini?

1. Memberi kesan luas

Skandinavia

Foto: Menyatunya dua ruang yakni ruang makan dan ruang keluarga ini tampak lebih luas berkat penggunaan warna putih. Scandinavian Kalibata ©Interiores

Rumah bergaya Skandinavia identik dengan penerapan warna putih di hampir seluruh ruangnya. Penggunaan warna putih sudah diakui oleh para desainer interior dapat memanipulasi persepsi ukuran sebuah ruang. Warna putih dapat memberikan kesan lebih luas dari ukuran sebenarnya.

2. Mendapatkan cahaya alami

Skandinavia

Foto: Manfaat lain dari hadirnya kaca besar adalah memungkinkan seseorang untuk melihat pemandangan yang ada di luar rumah. MOI Apartment ©DIAGRAM STUDIO

Cahaya alami adalah salah satu elemen alam yang dapat memaksimalkan tampilan gaya desain Skandinavia. Untuk itu, banyak rumah bergaya Skandinavia memasang banyak bukaan besar pada huniannya. Ini memungkinkan cahaya alami masuk ke seluruh ruang sehingga suasana segar dapat dinikmati.

3. Simpel

Skandinavia

Foto: Tak menggunakan rak-rak besar untuk menyimpan buku, ambalan tiga tingkat ini cukup untuk menampung buku bacaan yang ada. Rumah Torrina ©studio TITE HOME

Orang-orang yang menerapkan gaya Skandinavia adalah orang-orang yang simpel dan tidak menginginkan tampilan heboh. Sebisa mungkin, mereka hanya menggunakan furnitur yang memang dibutuhkan. Rangka perabotan yang ringan dan fungsional menjadi favorit para pecinta gaya Skandinavia.

4. Ramah lingkungan

Skandinavia

Foto: Cahaya matahari yang masuk dari jendela besar di kamar ini memungkinkan sang pemilik rumah tak perlu lagi menyalakan lampu di siang hari. bedroom ©Casa Della Studio

Masyarakat Skandinavia sangat memperhatikan kelestarian alam. Oleh sebab itu, hunian mereka selalu mempertimbangkan unsur keramahan alam dalam rumah mereka. Penggunaan furnitur yang minimalis dan pemanfaatan cahaya alami yang maksimal merupakan salah satu bentuk usaha untuk menjaga kelestarian alam tersebut.

5. Adanya unsur alami

Skandinavia

Foto: Lantai, dinding hingga furnitur di kamar utama ini menggunakan material alam berupa kayu. Scandinavian House ©La.casa Interior

Selain ramah lingkungan, rumah gaya Skandinavia juga selalu ditemukan material kayu di dalamnya. Kayu merupakan jenis material yang banyak digunakan dalam interior Skandinavia sebagai pelapis lantai, dinding dan pada perabotan. Tak hanya kayu, tanaman hijau yang dapat membawa suasana alami juga selalu hadir di rumah gaya Skandinavia.

6. Ramah anak

Skandinavia

Foto: Rumah ini menggunakan kursi dengan sudut tumpul dikarenakan lebih aman bagi anak-anak ©Patrick Perkins, unsplash.

Jika Anda perhatikan, desain Skandinavia cenderung simpel dan ringkas. Hal itu dilakukan untuk mobilitas di dalam ruangan, terutama bagi anak-anak. Selain itu, gaya Skandinavia juga menerapkan furnitur yang tidak memiliki sudut lancip demi keamanan si kecil.

7. Tak berlebihan

Skandinavia

Foto: Di dapur ini ditambahkan warna kuning cerah sebagai focal point di tengah-tengah warna putih. Sc(ANDI)navian ©JR Design

Gaya Skandinavia menampilkan kesan yang tak berlebihan. Warna putih yang biasa menyelimuti ruangan, diberikan aksen warna-warna yang lembut untuk menambah kecantikannya. 

#tanyabluprin tanpa biaya!

Artikel Menarik Lainnya

Menilik Tren Interior 2018: Alami dan Serba Praktis

Tren interior dan material selalu mengalami pergantian dari tahun ke tahun. Melihat tren interior tahun ini, pengolahan ruang dengan aksen tipografi dan pola-pola geometris tampak mendominasi beberapa area kafe dan hunian. Dari sisi gaya, Skandinavia amat berjaya di tahun 2017. Lantas, bagaimana tren interior tahun mendatang?

INTERIOR | By Bluprin - 11 months ago

4 Pilihan Material Meningkat Rumah

Ada berbagai macam material yang bisa Anda pilih untuk menambah lantai atau meningkat rumah. Material yang paling sering digunakan adalah dak beton. Material ini banyak digunakan karena kekuatannya. Tapi risikonya, pengerjaan dak beton membutuhkan area yang cukup luas untuk aktivitas pencampuran material dan akan membuat area rumah Anda kotor.

INTERIOR | By Bluprin - 11 months ago

Ruangan Luas dengan Konsep Open Plan

Sekarang ini, untuk memiliki hunian yang luas sudah terasa sulit mengingat sudah jarangnya lahan kosong yang luas untuk dibangun perumahan. Akhirnya, rumah mungil bermunculan dan didesain dengan konsep ruang terbuka atau dikenal dengan istilah open plan. Konsep open plan adalah konsep yang dapat membuat rumah mungil jadi tampak luas dengan cara tidak menggunakan batas ruang seperti dinding dan pintu.

INTERIOR | By Bluprin - 1 year ago

Desainer Interior: Lebih dari Seorang Dekorator

“Mendandani” rumah tidak berhenti sampai pada tampilan bangunannya saja. Lebih dari itu, untuk menciptakan suasana yang nyaman dan membuat penghuni betah di dalamnya, rumah pun perlu ditata, ruang demi ruangnya. Namun, menata ruang rumah memang bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan perencanaan yang matang agar semua sesuai dengan yang diharapkan dan selaras dengan seluruh konsep rumah.

INTERIOR | By Bluprin - 1 year ago