Logo Bluprin Blog

Anggrek Office, Pola Solid Void Balkon yang Harmonis

ARCHITECTURE - PROJECTS / 3 weeks ago / By Bluprin
ARCHITECTURE - PROJECTS / By Bluprin / 3 weeks ago

Anggrek Office, Pola Solid Void Balkon yang Harmonis


Prinsipal Arsitek:Felandro Madjid

Tim Arsitek
:Rangga Indrajaya, Patricia Putri Prameswari
Lokasi
:
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Luas Lahan
:
120 m2
Luas Bangunan
:
302 m2
Tahun Terbangun:
2018
Fotografer
:
Dwikiandri Apriansyah
Manufaktur
:
Phomi




Deskripsi oleh MINT-DS 

Mendesain sebuah kantor yang kemudian dapat dialihfungsikan menjadi rumah tinggal menjadi tantangan bagi arsitek untuk menciptakan ruang yang nyaman untuk bekerja dan tinggal. Rukan tipikal biasanya memiliki site memanjang dengan tangga pada bagian belakang dengan bukaan yang hanya ada pada fasad bangunan. Proyek yang berlokasi pada sebuah lingkungan perumahan di Jakarta Selatan ini berdiri di lahan yang memanjang. 

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Artikel Lainnya:  TSDS Maker Space - Bengkel TSDS  dengan Fasad Natural yang Sejuk

Perumahan di sekitar site sebagian besar terdiri atas 2 hingga 3 lantai. Pertimbangan lahan memanjang adalah minimnya akses cahaya alami pada massa bangunan terutama bagian belakang yang seharusnya dapat mendukung suasana ruang yang nyaman, baik sebagai kantor ataupun rumah tinggal. Sedangkan ketinggian bangunan di sekitar site mempermudah desain kantor agar memiliki fungsi ruang yang maksimal dengan tetap menjaga horizon bangunan.

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Latar belakang kantor yang bergerak di industri kreatif dengan sebagian besar anak muda sebagai karyawan membuat desain ruang yang unik menjadi sebuah identitas kantor. Layout kantor juga mendukung komunikasi dan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi. 

Untuk mendukung berbagai aktivitas, maka ruang kantor dibagi menjadi beberapa fungsi, seperti ruang meeting, ruang staff yang fleksibel dengan layout open work spaces, dan supporting space, seperti ruang foto yang mendukung fungsi kantor. Selain itu, fungsi informal juga tetap disediakan untuk lingkungan bekerja yang fun seperti adanya ruang brainstorming dan open spaces (balkon) yang bisa digunakan untuk merokok dan meningkatkan terjadinya interaksi informal.

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Penyesuaian terhadap kebutuhan kantor dan pertimbangan lahan menjadikan kualitas bangunan harus lebih baik daripada rukan pada umumnya seperti yang sudah dijelaskan di atas. Kami merespon ide ini dengan memberikan variasi level pada plat lantai dan memberikan light well di area belakang untuk memaksimalkan cahaya alami masuk ke dalam bangunan. Pengunaan atap pelana pada desain arsitektur digunakan agar membentuk ruang yang memiliki bukaan-bukaan unik dan tetap menyatu dengan perumahan di sekitarnya.

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Area lantai dasar digunakan sebagai area parkir, lobby, pantry, dan service, sementara area lantai 1 dan 2 didedikasikan sebagai area kerja dan komunal yang dihubungkan dengan tangga pada bagian belakang. Balkon dan bukaan pada area kerja, serta penggunaan desain ceiling yang tinggi dimaksudkan untuk framing the view dari ruang kerja karena lokasi bangunan yang berada persis di seberang taman sehingga kesan outdoor bisa dihadirkan dengan fokus pada pepohonan yang terlihat dari dalam ruang. 

Artikel Lainnya: 105 House - Karat sebagai Tampilan Fasad

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Ruang meeting yang diletakkan pada level mezzanine menjadi ruang perantara antara lantai 1 dan 2. Ruang meeting ini diberikan bukaan yang cukup sehingga mampu memberikan akses cahaya baik dari depan maupun belakang sisi bangunan. 

Sebagian besar material yang digunakan dalam proyek ini adalah baja dan kayu. Baja digunakan pada struktur utama dan fungsi sederhana seperti railing, sedangkan kayu digunakan pada ruang kerja untuk kenyamanan visual dan pada fasad bangunan. Sedangkan fasad utama bangunan dirancang menggunakan material yang tipis dan ringan dengan tekstur batu. 

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Pola garis serta solid-void yang dihasilkan oleh balkon menjadikan fasad tidak monoton. Sehingga ekspresi bangunan modern dapat dihadirkan tidak terlalu mencolok dari lingkungannya namun masih memiliki karakter yang kuat.

Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS Anggrek Office MINT-DS

©Dwikiandri Apriansyah

Dengan beberapa pertimbangan fungsi yang tepat guna, bentuk ruang yang unik tapi sederhana, dan material yang memanjakan kenyamanan visual terhadap desain rumah kantor menjadikan arsitektur yang nyaman untuk bekerja. Cahaya alami yang menjadi masalah utama rukan dapat diatasi dengan adanya split level agar rukan memiliki kualitas hunian yang baik. Desain seperti ini juga diharapkan dapat mewadahi aktivitas yang beragam secara optimal.

product bg

Produk & Material Arsitektural

Ribuan produk dan solusi untuk keperluan arsitek & desainer interior

Sekarang lebih mudah untuk memulai proyek Anda dengan fitur pencarian, Ideabook dan Outline Specification.

Artikel Menarik Lainnya

Casa de Montana, Hunian Unik dengan Lahan Trapesium dan Dua Sumbu Site

Rumah ini terletak di kaki Gunung Pancar, berhadapan langsung dengan salah satu anak sungainya. Lokasi di hoek memberi keuntungan besar, yaitu view yang tidak terhalang ke arah sungai, juga potensi memaksimalkan sinar matahari untuk penerangan di dalam rumah. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 3 days ago

ETC Hobby House, Tempat Bermain Basket di Rumah Tinggal

Berlokasi di sebuah komplek perumahan, ETC Hobby House adalah bangunan seluas 150 m2 yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan tempat bermain basket pribadi bagi anak-anak si pemilik rumah. Ketiga anaknya tersebut memiliki hobi bermain basket dan teman-teman mereka pun sering berkumpul di situ untuk menghabiskan waktu luang mereka. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 week ago

R+K House, Rumah dengan View Lautan Dewata

Brief awal yang diberikan pemilik rumah kepada arsitek adalah untuk tidak menebang 3 pohon mangga yang ada di tanah existing dan menyatukan bangunan lama dengan bangunan baru tanpa membuat ketimpangan. Existing tanah baru tepat dibelakang bangunan lama yang dibangun sekitar pertengahan 90an, dengan view laut dan bandara Ngurah Rai embuat orientasi bangunan jelas untuk merespon pemandangan yang dimiliki.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 2 weeks ago

TSDS Maker Space, Bengkel TSDS dengan Fasad Natural yang Sejuk

Di belakang area kantor TSDS di The Icon, sebuah massa bangunan seluas 132m2 berdiri beriringan dengan semilir angin, tarian untaian tanaman jalar dan suara gemeresik lebah sibuk menyerbuki bunga-bunga.  Tony Sofian, pemimpin TSDS Interior Architects mendirikan maker space ini untuk mendukung aktivitas berkreasi dari para desainernya. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago