Logo Bluprin Blog

Berinovasi melalui Eksplorasi Material - Bitte Design Studio

ARCHITECTURE - PROFILE / 2 years ago / By Heni Nurmawanti
ARCHITECTURE - PROFILE / By Heni Nurmawanti / 2 years ago

Berinovasi melalui Eksplorasi Material - Bitte Design Studio

Banyak cara untuk menerapkan ilmu yang dimiliki sesuai dengan bidangnya. Seperti yang dilakukan Chrisye Oktaviani dan Agatha Carolina. Dengan berbekal ilmu arsitektur dan desain interior yang dimiliki, mereka selalu menambahkan strategi inovatif dalam tiap karyanya.

Bitte Design Studio

Magnum Cafe - Foto: © Adi Wiwid

Setelah tamat kuliah Teknik Arsitektur di Universitas Katolik Parahyangan, Chrisye dan Carolina yang sempat bekerja bersama di salah satu biro arsitektur dan desain interior, memutuskan pada tahun 2011 untuk mendirikan studio desain independen bersama yang diberi nama 'Bitte Design Studio’. Salah satu pengalaman mengesankan adalah ketika mengerjakan proyek Magnum Café at Grand Indonesia yang merupakan proyek keduanya dengan luas area tergolong besar, yaitu 700 m2. Meskipun demikian, Bitte Design Studio mampu menyelesaikannya dengan baik dan membuka jalan bagi proyek-proyek baru yang tidak kalah menantang. “Tender magnum kafe di Grand Indonesia,  waktu dapat tender itu luasnya 700m2, termasuk besar dan kita baru pertama kali handle project sendiri diluar kantor. Barulah saat itu banyak orang yang percaya sama Bitte” ujar Chrisye.

Bitte Design Studio

Foto: © Bitte Design Studio

Keberhasilan proyek tersebut membuat mereka lebih serius untuk mengembangkan karir di dunia desain. Bagi Chrisye, desain tidak harus menitikberatkan ke salah satu bidang. Baik arsitektur maupun desain interior, selama masih dalam lingkup desain dan mampu untuk ditangani, mereka akan mengerjakan proyek tersebut secara maksimal.

Bitte Design Studio

Beer Garden Radio Dalam - Foto: © Adi Wiwid & Liandro

Apresisasi terhadap desain di masyarakat saat ini dinilai sudah baik, untuk itu Bitte Design Studio sebagai desainer terus mengembangkan diri agar dapat mendesain lebih baik. Selain itu, bertemu dengan banyak klien yang memiliki karakter berbeda menjadi sebuah tantangan tersendiri. "Diskusi dengan klien adalah poin penting dalam mendesain" terang Chrisye, dengan kehadiran Bitte Design Studio sebagai partner klien. Karakter Bitte Design Studio lebih menekankan pada fungsi dan pengalaman ruang. Eksplorasi material juga menjadi faktor penting, dimana material yang mungkin umum digunakan bisa menghasilkan desain yang unik dan atraktif.

Bitte Design Studio

Publik Markette - Foto: Bitte Design Studio

Untuk kedepannya, Chrisye dan tim ingin lebih mengembangkan Bitte Design Studio tidak hanya berfokus pada arsitektur dan desain interior, namun juga dengan memiliki mini collection berlabel Bitte. Hal ini dikarenakan sulitnya mendapatkan supplier yang siap dan sesuai dengan yang mereka gambarkan. Mereka juga berharap nantinya produk tersebut bisa menjadi referensi atau bahkan digunakan oleh desainer lain.


Artikel Menarik Lainnya

Tanya Arsitek #21 - High Street Studio - Seputar Klien

HighStreetStudio didirikan oleh Glenn Hajadi dan Rama Budhisurya secara organik. Dimulai dari permintaan teman SMA untuk mendesain sebuah rumah, Glenn dan Rama akhirnya terus mendapat kesempatan untuk mendesain lewat promosi word of mouth. Menurut mereka, hubungan dengan klien menjadi penting dan layak untuk dijaga bahkan setelah proyek selesai. Bahkan, Glenn menyebutkan bahwa mereka mengerjakan sebuah proyek dengan tujuan untuk menciptakan relasi, bukan sebaliknya. Tonton video selengkapnya untuk memahami bagaimana pandangan HighStreetStudio terhadap hubungan mereka sebagai desainer dengan klien.

ARCHITECTURE | By IAAW Studio - 9 months ago

Tanya Arsitek #20 - ARCC - Seputar Biro

ARCC adalah biro arsitektur butik di Bali yang didirikan oleh Charles Dewanto pada tahun 2014. ARCC merupakan singkatan dari Architecture, Research, Consultancy, dan Construction yang selalu ingin diterapkan dalam setiap proyek yang dikerjakan semaksimal mungkin. Dalam video wawancara kali ini, Charles Dewanto bercerita tentang perkembangan bironya, tantangan yang dihadapi, serta rencana ke depan yang ia harapkan. Simak video wawancara ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang ARCC dan pengelolaan bironya.

ARCHITECTURE | By IAAW Studio - 10 months ago

Tanya Arsitek #19 - A & Partners - Seputar Klien

A & Partners adalah sebuah biro arsitektur yang berbasis di Bali dan Singapura. Saat pertama didirikan, Alvin Jo dan Japa Wibisana memulai memperoleh klien dari pameran yang mereka ikuti di Hong Kong dengan menampilkan desain yang mereka kerjakan saat mereka bekerja di biro arsitektur lain. Sebagai biro arsitektur baru, A & Partners berusaha membangun trust dengan klien melalui performa yang baik dan tepat waktu dalam menyelesaikan proyek yang diberikan. Simak wawancara untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana A & Partners berhadapan dengan klien.

ARCHITECTURE | By IAAW Studio - 10 months ago

Tanya Arsitek #18 - Angkasa Architects

Angkasa Architects adalah biro arsitektur yang berlokasi di Pekanbaru. Pada kesempatan wawancara kali ini, Indri Sisilia dan Jeffri Angkasa membagikan pengalaman mereka di awal mendirikan biro. Mereka menceritakan bagaimana awalnya mereka bekerja di rumah masing-masing sampai saat ini memiliki kantor. Indri dan Jeffri juga membagikan bagaimana mereka menghadapi klien dan menyebutkan bahwa komunikasi dengan klien sangat penting.

ARCHITECTURE | By IAAW Studio - 10 months ago