A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: iconv(): Detected an illegal character in input string

Filename: controllers/Blog.php

Line Number: 337

Backtrace:

File: /var/www/bluprin-website-www/BLOG/application/controllers/Blog.php
Line: 337
Function: iconv

File: /var/www/bluprin-website-www/BLOG/index.php
Line: 316
Function: require_once

Logo Bluprin Blog

ARCHITECTURE - PROJECTS / 5 months ago / By Bluprin

ARCHITECTURE - PROJECTS / By Bluprin - 5 months ago


Arsitek 
:GeTs Architects
Lokasi Proyek
:Jakarta Selatan
Luas Tapak
:426 
Luas Bangunan
:207 m²
Fotografer
:Daniel Jiang


Sonny Sandjaya


Deskripsi oleh GeTs Architects

Dee Studio GeTs merupakan proyek renovasi dari rumah yang sudah lama terbengkalai. Beberapa material serta bagian dan ruang dari bangunan lama tetap dimanfaatkan. Nama Dee Studio GeTs diambil dari nama dua bidang usaha klien. Perbedaan karakter bidang usaha dan personal klien  menjadi tantangan utama perancangan. Studio ini terletak di area komersial dan permukiman yang cukup padat dan ramai kendaraan, sehingga kebisingan juga menjadi permasalahan yang harus diatasi.


©Daniel Jiang & Sonny Sandjaya

©Daniel Jiang & Sonny Sandjaya
Tidak seperti bangunan dengan fungsi kantor pada umumnya, studio ini mencoba menyuntikan konsep homey office. Konsep tersebut diwujudkan dari kebiasaan berkumpul sebagai alasan merancang ruang-ruang yang multifungsi dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul dengan bercampurnya kegiatan yang beragam.   Konsep Homey office juga diterjemahkan dengan visual yang saling berhubungan disetiap ruang. Menyatukan visual para pengguna yang berada pada ruang berbeda sekaligus menjawab tantangan memanfaatkan basement belakang ruko, sehingga tidak terkesan terpisah dengan massa bangunan inti.


©Daniel Jiang & Sonny Sandjaya
Artikel lainnya: Park 5 Hotel – Bitte


©Daniel Jiang & Sonny Sandjaya
Eksplorasi arsitektur pada desain studio ini dapat dirasakan dari permainan skala ruang dan bentuk atap yang sekaligus membentuk ruang yang dinaungi membuat ruang-ruang terasa lebih playful. Selain itu, permainan elemen dinding, vegetasi serta material merupakan salah satu cara menanggapi permasalahan kebisingan.


©Daniel Jiang & Sonny Sandjaya
Eksplorasi arsitektur juga terlihat dari sirkulasi yang di rancang terpisah untuk menanggapi kebutuhan bidang usaha klien yang berbeda namun terkesan menyatu dengan ruang-ruang berkumpul.
Artikel lainnya: Sushi Hiro - AYYA


©Daniel Jiang & Sonny Sandjaya
Dee Studio GeTs diharapkan dapat memberikan warna baru bangunan dengan fungsi komersial dengan banyaknya tantangan perancangan yang dapat diterjemahkan menjadi keunikan. Memiliki tampak sederhana merupakan usaha menyatu dengan lingkungannya, namun tetap berkesplorasi dengan arsitektur serta memanfaatkan ruang terbuka sebagai bagian yang menyatukan setiap ruang-ruangnya.

Lihat foto proyek selengkapnya:
https://www.bluprin.com/project/dee-studio-gets

Liha profil GeTs Architects:
https://www.bluprin.com/gets-architects

Foto Cover: ©Daniel Jiang & Sonny Sandjaya


You May Also Like

Wiyung House, Pemanfaatan Skylight sebagai Pencahayaan Alami Maksimal

Wiyung House adalah Rumah kediaman Bapak Prihandoyo yang berlokasi di Surabaya, Ibukota Jawa Timur. Awal mula proses desain dimulai dengan desakan agar proses pembangunan rumah ini diselesaikan sesegera mungkin karena kebutuhan untuk pindah kediaman yang sangat mendesak. Alhasil, strategi yang dihasilkan adalah bagaimana menghasilkan desain yang bertumbuh, sehingga ketika pembangunan rumah ini belum selesaipun sudah bisa untuk ditempati.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 6 days ago

Green Garden House, Susunan yang Geometris pada Massa Bangunan

Green Garden House mulai di desain di tahun 2012. Tahun penting untuk disebutkan karena nominal tahun akan menjadi frame untuk melihat konteks yang terjadi pada rentang masa tersebut.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 week ago

CL House, Konsep Pinhole Glass pada Fasad

Rumah yang berlokasi di Jakarta selatan dibangun diatas tanah seluas 425m2, berada di pertigaan jalan yang padat lalu lintas dan bersebrangan dengan area ruko komersil.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 2 weeks ago

S House, Kayu sebagai Material Utama Sebuah Hunian

Terletak di kota Surabaya, rumah yang berdiri di lahan seluas 190 m2 memiliki fasad bangunan dengan kisi-kisi (louvre) yang disusun vertikal sebagai penanda arsitektur modern. Klien S House ini telah bergelut selama kurang lebih 15 tahun sebagai pengusaha kayu. Hal inilah yang menjadi inspirasi arsitek menjadikan kayu sebagai material utama rumah ini. Penggunaan kayu sebagai bagian dari konsep desain bangunan dapat terlihat pada tampilan bangunan. Trap tangga utama beton cor yang dilapis dengan multipleks, lantai parket kayu pada kamar tidur utama, deck kayu pada lantai teras, foyer dan balkon lantai atas, serta pada hampir semua custom furniturnya. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 3 weeks ago