Logo Bluprin Blog

Desainer Interior: Lebih dari Seorang Dekorator

INTERIOR - HIGHLIGHTS / 1 year ago / By Bluprin
INTERIOR - HIGHLIGHTS / By Bluprin / 1 year ago

Desainer Interior: Lebih dari Seorang Dekorator

Foto: Apartemen The Mansion ©Total Renov

 “Mendandani” rumah tidak berhenti sampai pada tampilan bangunannya saja. Lebih dari itu, untuk menciptakan suasana yang nyaman dan membuat penghuni betah di dalamnya, rumah pun perlu ditata, ruang demi ruangnya. Namun, menata ruang rumah memang bukanlah perkara yang mudah, dibutuhkan perencanaan yang matang agar semua sesuai dengan yang diharapkan dan selaras dengan seluruh konsep rumah.

Desainer Interior

Foto: ©amara

Untuk mewujudkan penataan ruang yang apik, desainer interior merupakan orang yang tepat jika Anda mendambakan ruangan yang indah. Pasalnya, seorang desainer interior memiliki kemampuan spasial yang kuat, serta keterampilan dalam mendesain estetika ruang.
Desainer interior pun terlatih secara profesional dalam perencanaan ruang.

Mereka bisa mendesain ruangan yang pas dengan selera dan kebutuhan Anda. Sebagian orang yang tidak mau repot bahkan mempercayakan desainer interior untuk mengisi rumah dengan perabot penuh dengan bujet yang sudah ditentukan.

Desainer Interior

Foto: Rumah Paris Jogja ©Vindo Design

Walaupun tugas dari desainer interior ialah mempercantik sebuah ruangan, namun perannya lebih dari sekadar dekorator. Beda tipis memang. Desain memiliki arti yang lebih luas, ia bisa diartikan sebagai pemecahan masalah dan mampu mengakomodasi kebutuhan seseorang di dalam ruangan, sementara dekorasi hanya sebatas mempercantik sesuatu.

Artikel lainnya: Ubah Dapur Jadi Kekinian

Desainer Interior

Foto: ©ghk.h-cdn

Alur kerja seorang desainer interior tak jauh beda dengan arsitek. Awalnya, desainer berkonsultasi atau interview klien untuk mengetahui gaya hidupnya, kebutuhannya, hobinya, dan lain-lain. Bila terjadi kesepakatan, akan dimulai pembuatan proposal 3D perspektif ruangan. Setelah semua gambar disetujui, desainer akan membuat gambar kerja meliputi pola lantai, denah lampu, dan gambar kerja untuk furnitur. Intinya, tugas utama desainer interior  adalah membuat rumah sang klien ini sesuai dengan apa yang dibutuhkannya.

Jasa desainer interior dibutuhkan untuk membantu mendesain tampak dalam sebuah ruangan seperti ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, kamar mandi, atau ruang keluarga. Termasuk pemilihan warna cat dinding, penentuan pencahayaan, furniture hingga pemilihan lantai dan plafon.

Mahal atau Enggak?

Pakai desainer interior mahal enggak, sih? Nah, itu tergantung banyak faktor sebenarnya. Untuk urusan yang satu ini memang sangat bervariatif, tergantung siapa desainer interior yang menangani proyek tersebut, semakin tenar dan berpengalaman seorang desainer interior maka harga yang dipatok pun semakin mahal. Fee seorang desainer interior biasanya dihitung permeter persegi berdasarkan area yang akan diolah desainnya.

Desainer Interior

Foto: One Velvet Show Unit©Helloembryo

Artikel lainnya: Pertimbangkan hal ini saat memilih jasa kontraktor atau mandor

Ini yang Didapat Jika Pakai Jasa Desainer Interior

Nah, bagi Anda yang saat ini masih bingung untuk menggunakan jasa desainer interior atau tidak, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa harus menggunakan jasa desainer interior.  

-          Membantu Merealisasikan Konsep

Dengan menggunakan jasa desainer interior maka Anda akan dibantu untuk merealisasikan konsep yang ingin Anda terapkan. Misalkan, Anda ingin menciptakan ruangan rumah dengan konsep shabby chic, Anda tidak perlu repot-repot mencari cat warna atau furnitur apa yang pantas digunakan untuk mewujudkan konsep tersebut, karena hal itu bisa diwujudkan oleh desain interior.

Desainer Interior

Foto: ©pinimg

-          Membantu Menyusun Biaya

Salah satu keuntungan menggunakan jasa desainer interior adalah  membantu menyusun bujet biaya. Penyusunan tersebut meliputi furnitur, bahan material hingga beragam pernak-pernik yang akan digunakan untuk mengisi ruangan Anda.

Desainer Interior

Foto: CP Apartment ©10mm Studio

-          Lebih Murah

Sebenarnya menggunakan jasa desainer interior justru akan membuat Anda hemat. Sebab, Anda akan membeli barang yang pasti akan digunakan, berbeda jika membeli sendiri yang terkadang barang tersebut tidak bisa digunakan, karena tidak sesuai dengan konsep desain yang ingin diciptakan.

Desainer Interior

Foto: Residence at Pondok Indah ©Avant Garde Interior

 Artikel lainnya: Kiat Hemat Memberi Suasana Baru Pada Rumah

#tanyabluprin tanpa biaya!

Artikel Menarik Lainnya

7 Alasan Mengusung Interior Bergaya Skandinavia

Siapa yang tidak ingin huniannya tampil indah? Hunian yang baik secara visual tentunya dapat memberikan rasa betah kepada pemilik rumah. Ada banyak cara untuk mempercantik rumah, salah satunya dengan menerapkan gaya interior hunian. Dari tampilan “kasar” dengan gaya rustik, tampilan feminin dengan gaya shabby chic, sampai tampilan simpel namun tetap cantik dengan gaya Skandinavia, bila diterapkan dengan baik tentu akan memperindah interior rumah.

INTERIOR | By Bluprin - 11 months ago

Menilik Tren Interior 2018: Alami dan Serba Praktis

Tren interior dan material selalu mengalami pergantian dari tahun ke tahun. Melihat tren interior tahun ini, pengolahan ruang dengan aksen tipografi dan pola-pola geometris tampak mendominasi beberapa area kafe dan hunian. Dari sisi gaya, Skandinavia amat berjaya di tahun 2017. Lantas, bagaimana tren interior tahun mendatang?

INTERIOR | By Bluprin - 11 months ago

4 Pilihan Material Meningkat Rumah

Ada berbagai macam material yang bisa Anda pilih untuk menambah lantai atau meningkat rumah. Material yang paling sering digunakan adalah dak beton. Material ini banyak digunakan karena kekuatannya. Tapi risikonya, pengerjaan dak beton membutuhkan area yang cukup luas untuk aktivitas pencampuran material dan akan membuat area rumah Anda kotor.

INTERIOR | By Bluprin - 11 months ago

Ruangan Luas dengan Konsep Open Plan

Sekarang ini, untuk memiliki hunian yang luas sudah terasa sulit mengingat sudah jarangnya lahan kosong yang luas untuk dibangun perumahan. Akhirnya, rumah mungil bermunculan dan didesain dengan konsep ruang terbuka atau dikenal dengan istilah open plan. Konsep open plan adalah konsep yang dapat membuat rumah mungil jadi tampak luas dengan cara tidak menggunakan batas ruang seperti dinding dan pintu.

INTERIOR | By Bluprin - 1 year ago