Logo Bluprin Blog

M Boutique Hostel, Hotel Kapsul dengan Sentuhan Vintage

ARCHITECTURE - PROJECTS / 2 months ago / By Bluprin
ARCHITECTURE - PROJECTS / By Bluprin / 2 months ago

M Boutique Hostel, Hotel Kapsul dengan Sentuhan Vintage


Nama Prinsipal
:Budi Basari
Tim Arsitek
:Argo Prasuryanda
Lokasi Project
:Petitenget, Bali
Luas Lahan
:500 m2
Luas Bangunan
:345 m2
Tahun Bangunan
:2015
Fotografer
:Budi Basari
Manufaktur
:Toto, Roman Granite, Art Form HPL, King Koil






Deskripsi oleh Garis Miring Studio 

M Boutique Hostel dibangun mulai tahun 2014 dengan merenovasi dan mengalihfungsikan bangunan yang ada. Proses renovasi banguan ini tanpa mengubah massa dan struktur bangunan yang ada. Renovasi meliputi fasad bangunan serta fungsi-fungsi ruangan yang ada di dalamnya. Perubahan fungsi dari tempat tinggal menjadi bangunan dengan fungsi penginapan komersil. 

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Artikel Lainnya: Rumah 3500 Milimeter  Solusi Desain dengan Lahan Terbatas

M Boutique Hostel merupakan penginapan dengan konsep tempat tidur bergaya “kapsul” modern yang memberikan suasana nyaman, konsep kapsul diambil karena untuk mensiasati kertebatasan lahan yang terbatas serta untuk mengakomodasi wisatawan domestic atau mancanegara yang travelling di Bali dengan biaya penginapan yang lebih murah dibandingkan dengan hotel atau vila namun memiliki fasilitas yang cukup lengkap. 

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Walaupun satu kamar terdiri dari banyak ranjang, namun design ranjang “kapsul” ini didesain sedemikian rupa untuk tetap memberikan privasi setiap tamu yaitu dengan penggunaan roller blind di setiap ranjang dan dilengkapi juga dengan locker di setiap ranjangnya untuk menyimpan barang.

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Secara layout M Boutique Hostel dibedakan menjadi 2 bangunan, yaitu bangunan depan dan belakang. Di bangunan depan terdapat 2 lantai, di lantai dasar difungsikan sebagai area lobby, receptionist, dan pantry yang bisa digunakan  oleh semua tamu. Sedangkan di lantai atas terdapat 2 kamar dan area balkon untuk bersantai yang bisa diakses yang dari masing masing kamar, di lantai 2 juga terdapat toilet yang terdiri dari 4 shower dan 4 closet yang bisa digunakan oleh tamu. Sedangkan bangunan belakang hanya difungsikan untuk kamar dan toilet. Total ranjang yang tersedia di M Boutique Hostel 55 unit.

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Artikel Lainnya: White Cliff House  Kontur 30 derajat sebagai Kekuatan Desain 

Pencahayaan alami dan penghematan energi merupakan salah satu hal yang ingin diterapkan pada bangunan ini. Pada fasad banguan penggunaan material glass block berfungsi untuk memberikan pencahayaan yang cukup sekaligus mengurangi panas sinar matahari pada area lobby dan toilet ketika siang hari. Selain itu pada bagian fasad dan gate entrance depan menggunakan material dari kayu bekas kapal yang dipotong kecil kecil lalu disusun secara acak yang dimaksudkan sebagai “focus point” pada fasad ketika orang melihat bangunan secara keseluruhan. 

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Warna warna yang terdapat pada kayu merupakan warna asli hasil bongkar kapal kapal yang sudah tidak digunakan, penggunaan material ini karena kayu bekas kapal cukup mudah ditemukan di daerah Bali dan kayu tersebut tidak perlu banyak perawatan dan memberikan nuansa yang lebih natural.

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Kolam renang di sisi bangunan memiliki fungsi sebagai area berkumpul para tamu, karena sebagian besar orang yang tinggal di hostel mereka suka bersosialisasi dengan tamu yang lain sehingga kolam renang menjadi salah satu cara untuk mengakomodasi hal terbebut. Untuk itu kolam renang didesain senyaman dan semenarik mungkin, bagian dalam kolam renang menggukan material batu andesit ditambah dengan tamanan tamanan yang berada di sekeliling kolam untuk memberikan kesan alami dan tropis. Pemilihan kayu ulin sebagai decking disisi kolam karena kayu ulin sangat kuat dan tahan terhadap kondisi cuaca. 

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Beberapa bagian dinding pada M Boutique Hostel diberikan aksen berupa mural dengan warna-warna yang cerah dan kontras dengan warna dinding  yang bertujuan untuk memberikan kesan menyenangkan pada area tersebut. Sebagian besar furniture di M Boutique Hostel merupakan furniture custom yang didesain oleh arsitek untuk menyesuaikan memaksimalkan space ruangan yang ada agar tetap nyaman dan menarik. 

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

M Boutique Hostel Petitenget Bali

©Garis Miring Studio

Lihat foto proyek selengkapnya:
https://www.bluprin.com/project/m-boutique-hostel

Lihat profil Garis Miring Studio:
https://www.bluprin.com/garis-miring-studio

Artikel Lainnya: Rooms Inc – Hotel Instagramable Bergaya Industrial di Semarang

product bg

Produk & Material Arsitektural

Ribuan produk dan solusi untuk keperluan arsitek & desainer interior

Sekarang lebih mudah untuk memulai proyek Anda dengan fitur pencarian, Ideabook dan Outline Specification.

Artikel Menarik Lainnya

MO House, Mengubah Gaya Hidup Minimalis di Lahan Terbatas

Pertama-tama, MO House fokus pada sebuah tantangan, yaitu untuk membuat rumah yang terjangkau bagi pasangan baru yang ingin mengembangkan keluarga dalam lahan terbatas sambil mengubah gaya hidup. Mande Austriono, arsitek DFORM sekaligus pemilik rumah ingin mengadvokasi gaya hidup minimalis dalam arsitekturnya.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

Project Multi Production Office atau yang biasa disebut MP Office ini bermula saat klien kami mendatangi arsitek dan meminta untuk membuat bangunan kantor yang iconic serta memiliki estetika yang mampu bertahan lama (tidak cepat bosan termakan tren dan waktu). 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

Casa de Montana, Hunian Unik dengan Lahan Trapesium dan Dua Sumbu Site

Rumah ini terletak di kaki Gunung Pancar, berhadapan langsung dengan salah satu anak sungainya. Lokasi di hoek memberi keuntungan besar, yaitu view yang tidak terhalang ke arah sungai, juga potensi memaksimalkan sinar matahari untuk penerangan di dalam rumah. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

ETC Hobby House, Tempat Bermain Basket di Rumah Tinggal

Berlokasi di sebuah komplek perumahan, ETC Hobby House adalah bangunan seluas 150 m2 yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan tempat bermain basket pribadi bagi anak-anak si pemilik rumah. Ketiga anaknya tersebut memiliki hobi bermain basket dan teman-teman mereka pun sering berkumpul di situ untuk menghabiskan waktu luang mereka. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago