Logo Bluprin Blog

Mengenal Tren Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

TIPS N IDEA / 2 years ago / By Heni Nurmawanti
TIPS N IDEA / By Heni Nurmawanti / 2 years ago

Mengenal Tren Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Terdapat bermacam gaya desain interior rumah yang dapat menjadi pilihan untuk mendesain rumah Anda. Salah satu gaya desain interior yang populer saat ini adalah Scandinavian dengan tampilannya yang kental dan unik. Gaya ini sendiri juga cocok untuk diterapkan pada rumah atau apartemen berukuran mungil karena karakteristiknya yang memberi kesan luas pada ruangan. Lalu, apa saja karakteristik desan interior bergaya Scandinavian?

Dominasi Warna Netral

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: hominic

Jika membahas tentang skema warna, terdapat beberapa warna yang diasosiasikan dengan gaya Scandinavian, yaitu warna putih, abu-abu, hitam, dan coklat. Interior dengan kombinasi di antara warna-warna tersebut menciptakan kesan tenang dan nyaman.

Artikel lainnya: Ide Desain Headboard untuk Ranjang Anda

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: italianbark

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: ©vindo design – lavande residence

Pada umumnya, dinding dicat dengan warna putih agar furnitur di dalam ruangan dapat lebih ditonjolkan. Warna-warna pastel juga terkadang digunakan pada bagian tertentu sebagai aksen.

Susunan Furnitur yang Sederhana dan Fungsional

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: houzz

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: ©cipta desain – la verde

Salah satu ciri khas dari desain interior Scandinavian adalah memaksimalkan pengunaan ruang untuk memberikan kenyamanan. Penataan furnitur disusun agar tidak menyulitkan ruang gerak penghuni rumah sehingga ruang dapat digunakan secara maksimal dan terhindar dari barang-barang yang tidak diperlukan. Kabinet dan rak bisa menjadi pilihan yang tepat untuk ruang penyimpanan dengan dekorasi yang menganut ‘less is more’ – agar ruang selalu rapi dan terlihat nyaman.

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: cocolapinedesign

Artikel lainnya: Memilih Warna Kamar sesuai Kepribadian Anda

Warna Netral atau Natural untuk Lantai

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: decoist 

Dibandingkan dengan penggunaan karpet secara menyeluruh, lantai dari rumah dengan gaya Scandinavian lebih banyak menggunakan material kayu alami maupun kayu yang dicat dengan warna putih. Hal ini juga dimaksudkan untuk memberi kesan hangat dan luas, serta menerima pencahayaan lebih baik. Lantai plester abu-abu dan keramik putih juga dapat menjadi pilihan untuk lantai rumah bergaya Scandinavian.

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: immyandindi

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: decorilla

Dekorasi Jendela yang Minimum

Agar kontribusi untuk pencahayaan alami menjadi maksimal, rumah dengan gaya Scandinavian cenderung membiarkan area jendela apa adanya. Jendela dapat pula didekorasi secara minimum, seperti penggunaan tirai tipis berwarna netral. Jika memungkinkan, tentunya Anda dapat memperbanyak bukaan agar rumah senantiasa mendapat udara dan cahaya alami yang sehat dan menyegarkan.

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: tumblr

Desain Interior Rumah Bergaya Scandinavian

Foto: decoist

Artikel lainnya: Evonil Architecture – Desain Fungsional dan Bernilai Estetik

 

Artikel Menarik Lainnya

Gunakan Pencahayaan Alami, Hemat Energi di Rumah Sendiri

Sudah bukan rahasia lagi, pasokan energi yang dimiliki bumi tengah menurun drastis. Semakin banyak manusia yang menghuni bumi, semakin banyak pula energi yang mereka konsumsi untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya sehari-hari. Bahkan, tanpa disadari, hal ini disebabkan pula oleh kebiasaan sepele yang sering kita lakukan. Salah satunya, menyalakan lampu secara berlebihan, bahkan di siang hari sekalipun. 

TIPS N IDEA | By Bluprin - 1 day ago

9 Inspirasi Desain Penggunaan Kaca di Hunian

Mungkin Anda tidak pernah membayangkan bahwa kaca pernah dipajaki. Setidaknya itulah yang terjadi di Inggris. Pajak ini diperkenalkan pada 1746, dan bertahan hingga seratus tahun, sampai pada 1845. Pajak dihitung berdasarkan berat kaca (kaca saat itu berat-berat). Ini pun ditambah pajak jendela yang memungkinkan pemerintah memungut pajak berdasarkan jumlah jendela dari sebuah rumah. Setelah kaca dibebaskan dari pajak, industri kaca pun subur. Desain kaca untuk gedung dan desain kaca rumah, termasuk desain kaca jendela,  pun mulai berkembang.  

TIPS N IDEA | By Bluprin - 4 days ago

Cerdas, Inilah Inspirasi Manis Tirai Bambu dan Tirai Kayu

Jika rumah telah rampung dibangun, furnitur telah berada di tempat yang Anda inginkan, maka saatnya untuk melakukan window treatments. Jendela mungkin menjadi satu item yang sering terlupakan saat membenahi interior. Namun itulah, maksudnya window treatments, yang harus Anda lakukan untuk membuat rumah tambah manis secara komprehensif. 

TIPS N IDEA | By Bluprin - 6 days ago

Mural Kece yang Siap Menggantikan Tembok Polos Anda

Satu alternatif untuk menghias dinding adalah mural. Mural dinding atau wall mural. Mirip-mirip wallpaper, namun beda. Mural lebih kontemporer dan bisa di-custom sesuai keinginan pemesan. Dengan kata lain, desain mural bisa dicetak sesuai keinginan Anda, sehingga bisa ukuran dan komposisinya bisa sangat sesuai dengan dinding ruangan Anda.  

TIPS N IDEA | By Bluprin - 1 week ago