Logo Bluprin Blog

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

ARCHITECTURE - PROJECTS / 1 month ago / By Bluprin
ARCHITECTURE - PROJECTS / By Bluprin / 1 month ago

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic


Prinsipal Arsitek:Gania Nanggala dan Gianni Porto

Tim Arsitek:Arkides Studio






Tim Kontraktor
:BAS Spatial
Lokasi
:Sarijadi, Bandung
Luas Lahan
:96 m2
Luas Bangunan
:130 m2
Tahun Terbangun
:2016
Fotografer 
:Dokumentasi Arkides
Manufaktur:TOTORoman Ceramics, Lantai Vinil, Mulya Glass Block, Kusen Aluminium Alexindo







Deskripsi oleh Arkides Studio


Project Multi Production Office atau yang biasa disebut MP Office ini bermula saat klien kami mendatangi arsitek dan meminta untuk membuat bangunan kantor yang iconic serta memiliki estetika yang mampu bertahan lama (tidak cepat bosan termakan tren dan waktu). 

 MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

Artikel Lainnya: Casa de Montana - Hunian Unik dengan Lahan Trapesium dan Dua Sumbu Site

Menjawab kebutuhan akan itu Arkides Studio mendesain bangunan dengan tema basic geometry with wabi-sabi style. Arsitek percaya bahwa bentuk yang esensial merupakan bentuk yang tidak akan cepat bosan. Bangunan yang memiliki bentuk massa yang tegas, lugas dan mendasar adalah bentuk yang mampu bertahan lama dan tidak akan habis termakan oleh perkembangan zaman dan waktu.

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

Lain halnya dengan bangunan yang memiliki “banyak” bentuk dan berbagai profil atau ornament, nilai estetika arstitektur yang coba diterapkan dalam bangunan ini adalah nilai estetika dasar, bagaimana “menempatkan” bentuk kotak dgn manis dan mampu berfungsi secara maksimal. 

Wabi-sabi Style

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

Penggunaan concrete exposed pada seluruh material luar bangunan merupakan usaha arsitek dalam menerapkan sebuah paham wabi sabi. Wabi-sabi style merupakan sebuah pandangan estetika tradisional yang datang dari jepang dengan mengedepankan “imperfect, impermanent and incomplete” dalam hal ini digaris bawahi bahwa estetika yang dalam arsitektur terkadang terbentuk dari sebuah ketidak sempurnaan. Ketidak sempurnaan dalam hal ini dapat diilustrasikan dari menuanya sebuah bangunan. 

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

Artikel Lainnya: ETC Hobby House, Tempat Bermain Basket di Rumah Tinggal 

Bagaimana menciptakan bangunan yang semakin tua akan semakin bagus. Menuanya bangunan tidak akan dapat kita elakan, manum dalam wabi-sabi style ini kami mencoba menciptakan bagaimana proses penuaan itu membuat bangunan semakin berwibawa dan semakin bagus secara estetika. Salah satu contohnya adalah efek alam dari pengeringan beton yang beragam, justru akan menciptakan nilai estetika yang jujur, asimetris dan tidak dapat diulang kembali. 

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

Tantangan yang kami peroleh dari project ini adalah bagaimana meyakinkan sebuah style anti mainstream ini di benak klien dan bagaimana menciptakan bangunan yang tidak sempurna namun tidak terkesal gagal dalam membangun, karena hal ini memiliki perbedaan yang sangat tipis namun memiliki value yang sangat jauh berbeda. 

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

©Dokumentasi Arkides

Lihat foto proyek selengkapnya:
https://www.bluprin.com/project/mp-office

Lihat profil Arkides Studio:
https://www.bluprin.com/arkides-studio

Artikel Lainnya: R+K House - Rumah dengan View Lautan Dewata

product bg

Produk & Material Arsitektural

Ribuan produk dan solusi untuk keperluan arsitek & desainer interior

Sekarang lebih mudah untuk memulai proyek Anda dengan fitur pencarian, Ideabook dan Outline Specification.

Artikel Menarik Lainnya

MO House, Mengubah Gaya Hidup Minimalis di Lahan Terbatas

Pertama-tama, MO House fokus pada sebuah tantangan, yaitu untuk membuat rumah yang terjangkau bagi pasangan baru yang ingin mengembangkan keluarga dalam lahan terbatas sambil mengubah gaya hidup. Mande Austriono, arsitek DFORM sekaligus pemilik rumah ingin mengadvokasi gaya hidup minimalis dalam arsitekturnya.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 3 weeks ago

Casa de Montana, Hunian Unik dengan Lahan Trapesium dan Dua Sumbu Site

Rumah ini terletak di kaki Gunung Pancar, berhadapan langsung dengan salah satu anak sungainya. Lokasi di hoek memberi keuntungan besar, yaitu view yang tidak terhalang ke arah sungai, juga potensi memaksimalkan sinar matahari untuk penerangan di dalam rumah. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

ETC Hobby House, Tempat Bermain Basket di Rumah Tinggal

Berlokasi di sebuah komplek perumahan, ETC Hobby House adalah bangunan seluas 150 m2 yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan tempat bermain basket pribadi bagi anak-anak si pemilik rumah. Ketiga anaknya tersebut memiliki hobi bermain basket dan teman-teman mereka pun sering berkumpul di situ untuk menghabiskan waktu luang mereka. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

R+K House, Rumah dengan View Lautan Dewata

Brief awal yang diberikan pemilik rumah kepada arsitek adalah untuk tidak menebang 3 pohon mangga yang ada di tanah existing dan menyatukan bangunan lama dengan bangunan baru tanpa membuat ketimpangan. Existing tanah baru tepat dibelakang bangunan lama yang dibangun sekitar pertengahan 90an, dengan view laut dan bandara Ngurah Rai embuat orientasi bangunan jelas untuk merespon pemandangan yang dimiliki.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago