Logo Bluprin Blog

Obaja Tour & Travel Office - DP+HS Architects

ARCHITECTURE - PROJECTS / 1 year ago / By Bluprin
ARCHITECTURE - PROJECTS / By Bluprin / 1 year ago

Obaja Tour & Travel Office - DP+HS Architects

Arsitek                      : DP+HS Architects

Lokasi Proyek          : Jakarta, Indonesia

Luas Tanah              : 403 m2

Tahun Terbangun     : 2016

Fotografer                : Mario Wibowo

Deskripsi oleh DP+HS Architects

Proyek Obaja Tour & Travel Office terletak di kawasan yang sangat padat dengan tapak bangunan yang menghadap arah utara dan barat sehingga intensitas cahaya matahari cukup tinggi. Secara fungsi, bangunan ini akan mewadahi aktivitas perusahaan yang bergerak di bidang Travel.

DP+HS Architects

Pendekatan rancangan desain digarisbawahi pada 4 aspek, yaitu kondisi tapak dan lingkungan, program ruang yang cukup padat, branding/image perusahaan dalam kaitannya dengan kegiatan perusahaan, dan bujet pembangunan.

DP+HS Architects

Setelah melakukan pendekatan dan study terhadap 4 aspek tadi, arsitek mengajukan konsep semi-permeable envelope. Secara sederhana, idenya adalah membuat box yang fungsional lalu menyelimutinya dengan selubung bangunan yang khusus. Melalui strategi konsep ini, bangunan disikapi sebagai susunan volume box massa yang optimal dengan struktur yang modular untuk memenuhi program ruang dan jumlah staf yang cukup besar serta menghemat biaya konstruksi pembangunan. 

DP+HS Architects

Alokasi bujet dialihkan pada selubung bangunan yang bersifat semi-permeabel yang membungkus/menyelimuti susunan box massa tadi. Selubung bangunan ini memiliki dua fungsi, pertama sebagai buffer terhadap cahaya matahari dan polusi suara yang konstan sepanjang jam kerja, serta sebagai pemberi bentuk dan image perusahaan.

DP+HS Architects

Selubung bangunan dikembangkan dari model secondary layer yang diberi jarak agar tidak langsung menempel ke kulit bangunan, lapisan ini kemudian dipotong-potong hingga tercipta pori-pori besar. Pori-pori ini berbentuk segitiga yang membatasi jumlah cahaya yang masuk ke dalam bangunan, agar ruang dalam tetap terang namun tidak terlampau panas, sehingga beban AC juga dapat direduksi.

DP+HS Architects

Pada Lantai 4 diciptakan ruang semi terbuka dengan aksen warna yang menjadi ciri perusahaan, ruang semi terbuka ini akan menjadi ruang makan bersama yang berfungsi sebagai ruang sosial bagi staf perusahaan.

DP+HS Architects

Untuk ruang dalam, konsep layout dibuat open plan dengan material-material yang diekspos seperti pada bagian dinding dan ceiling. Hal ini untuk menghemat penggunaan bahan finishing bangunan sekaligus memangkas bujet pembangunan.

DP+HS Architects

Lihat profil lengkap DP+HS Architects di sini:

https://www.bluprin.com/dphs-architects

Showcase your portfolio and let more people know about your company!

Artikel Menarik Lainnya

MO House, Mengubah Gaya Hidup Minimalis di Lahan Terbatas

Pertama-tama, MO House fokus pada sebuah tantangan, yaitu untuk membuat rumah yang terjangkau bagi pasangan baru yang ingin mengembangkan keluarga dalam lahan terbatas sambil mengubah gaya hidup. Mande Austriono, arsitek DFORM sekaligus pemilik rumah ingin mengadvokasi gaya hidup minimalis dalam arsitekturnya.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

MP Office, Penerapan Wabi Sabi Style yang Iconic

Project Multi Production Office atau yang biasa disebut MP Office ini bermula saat klien kami mendatangi arsitek dan meminta untuk membuat bangunan kantor yang iconic serta memiliki estetika yang mampu bertahan lama (tidak cepat bosan termakan tren dan waktu). 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

Casa de Montana, Hunian Unik dengan Lahan Trapesium dan Dua Sumbu Site

Rumah ini terletak di kaki Gunung Pancar, berhadapan langsung dengan salah satu anak sungainya. Lokasi di hoek memberi keuntungan besar, yaitu view yang tidak terhalang ke arah sungai, juga potensi memaksimalkan sinar matahari untuk penerangan di dalam rumah. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago

ETC Hobby House, Tempat Bermain Basket di Rumah Tinggal

Berlokasi di sebuah komplek perumahan, ETC Hobby House adalah bangunan seluas 150 m2 yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan tempat bermain basket pribadi bagi anak-anak si pemilik rumah. Ketiga anaknya tersebut memiliki hobi bermain basket dan teman-teman mereka pun sering berkumpul di situ untuk menghabiskan waktu luang mereka. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 month ago