Logo Bluprin Blog

Rumah bagi Pohon oleh Vo Trong Nghia Architects

ARCHITECTURE - PROJECTS / 2 years ago / By Bluprin
ARCHITECTURE - PROJECTS / By Bluprin / 2 years ago

Rumah bagi Pohon oleh Vo Trong Nghia Architects

Vietnam adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang cukup berkembang pesat sehingga berdampak pada kurangnya lahan hijau. Di Ho Chi Minh, tanaman hijau saat ini hanya menutupi sekitar 0,25% dari area seluruh kota. Tak hanya hilangnya area hijau, padatnya peduduk dan kendaraan motor yang berlebih juga menyebabkan kemacetan serta polusi udara yang sangat serius. Dari permasalahan yang ada tersebut, Vo Trong Nghia, seorang arsitek Vietnam kelulusan universitas Tokyo, memiliki ide untuk  merancang sebuah bangunan rumah yang mendasarkan pada keselarasan dengan alam. Berikut ulasan selengkapnya.

Rumah Pohon Sebagai Solusi

Desain Rumah Tropis

© Hiroyuki Oki

Di dalam naungan Vo Trong Nghia Architects,  Ia bersama kedua rekannya, yaitu Masaaki Iwamoto dan Kosuke Nishijima mengerjakan proyek rumah pohon ini. Rumah dengan anggaran yang ketat sekitar USD156,000 ini, tepatnya berlokasi di Tan Binh District, Ho Chi Minh City, Vietnam. Bentuk rumah prototipikal dirancang dengan tujuan mengubah situasi hilangnya area hijau di kota Ho Chi Minh. Secara lebih spesifik, dengan adanya rumah pohon ini bisa membawa ruang hijau kembali ke kota dan juga menampung pohon-pohon tropis yang berukuran cukup besar.

Desain Rumah Pohon

Desain Rumah Tropis

© Hiroyuki Oki

Rumah pohon ini dibangun pada awal tahun 2014 pada area seluas 226 meter persegi. Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor Wind and Water House JSC ini memiliki konsep yang unik dengan banyak pohon yang ditanam di area rumah. Terdapat 5 kotak beton didesain sebagai “pot tanaman” yang digunakan untuk menanam pohon pada bagian atasnya. Pot yang memiliki lapisan tanah tebal ini tidak hanya berfungsi untuk menanam pohon, tetapi juga berfungsi sebagai penampung dan retensi air hujan. Maka dari itu, pot-pot ini dapat berkontribusi untuk mengurangi resiko banjir di kota jika ide ini diterapkan dalam jumlah besar pada desain rumah di masa depan. Selain pada bagian atas rumah, pohon-pohon juga bisa dijumpai pada bagian halaman dan kebun.

Perencanaan Rumah

Desain Rumah Tropis

© Hiroyuki Oki

Menyesuaikan dengan bentuk lahan yang informal, terdapat lima kotak bangunan yang diposisikan untuk menciptakan halaman tengah dengan taman kecil diantaranya. Kotak-kotak ini terbuka pada bagian yang menghadap halaman tengah dengan pintu kaca yang besar dan jendela yang dapat dioperasikan. Sedangkan, bagian lain lebih tertutup untuk privasi dan keamanan. Pada lantai dasar dari rumah pohon ini terdapat ruang bersama seperti ruang makan dan perpustakaan. Kemudian, pada area lantai atas terdapat kamar tidur dan kamar mandi yang masing-masing terhubung dengan jembatan dari baja.

Desain Rumah Tropis

© Hiroyuki Oki

Ditutupi oleh pohon-pohon yang terdapat diatas rumah, halaman dan kebun menjadi bagian dari area rumah lantai dasar. Dengan menyamarkan perbatasan antara area dalam dan luar, rumah menawarkan sebuah gaya hidup tropis yang berdampingan dengan alam.

Konteks Urban

Desain Rumah Tropis

© Hiroyuki Oki

Distrik Binh Tan merupakan daerah pemukiman paling padat di Ho Chi Minh City. Area pinggiran kota ini terdiri dari banyak rumah-rumah kecil yang hanya bisa diakses oleh jalur pejalan kaki saja. Inilah yang membuat rumah pohon berdiri bagai sebuah oasis ditengah padatnya pemukiman tersebut.

Material Pembangunan Rumah Pohon

Desain Rumah Tropis

© Hiroyuki Oki

Material yang digunakan untuk membangun rumah pohon ini adalah material lokal yang juga bersifat alami. Hal ini dilakukan agar bisa menekan biaya dan jejak karbon. Pada bagian dinding luar rumah pohon ini dibuat dari beton in-situ dengan bekisting bambu. Sedangkan, batu bata lokal diaplikasikan pada dinding bagian dalam dengan finishing ekspos. Selain itu, pada rumah pohon ini juga terdapat rongga ventilasi yang memisahkan beton dan dinding batu bata yang berfungsi untuk melindungi ruang interior dari perpindahan panas atau heat transfer.

Sumber Foto: http://www.archdaily.com/


Artikel Menarik Lainnya

TSDS Maker Space, Bengkel TSDS dengan Fasad Natural yang Sejuk

Di belakang area kantor TSDS di The Icon, sebuah massa bangunan seluas 132m2 berdiri beriringan dengan semilir angin, tarian untaian tanaman jalar dan suara gemeresik lebah sibuk menyerbuki bunga-bunga.  Tony Sofian, pemimpin TSDS Interior Architects mendirikan maker space ini untuk mendukung aktivitas berkreasi dari para desainernya. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 week ago

105 House, Karat sebagai Tampilan Fasad

105 House adalah sebuah bangunan yang berada di permukiman padat Kota Bandung. Dengan keterbatasan lahan, biaya dan kondisi lingkungan yang padat, bangunan ini menjadi harapan bagi pemilik untuk tinggal dengan nyaman dengan konsep yang sederhana. Luas lahan 105 m2 menjadi tapak didirikannya bangunan seluas 146 m2. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 week ago

M Boutique Hostel, Hotel Kapsul dengan Sentuhan Vintage

Deskripsi oleh Garis Miring Studio M Boutique Hostel dibangun mulai tahun 2014 dengan merenovasi dan mengalihfungsikan bangunan yang ada. Proses renovasi banguan ini tanpa mengubah massa dan struktur bangunan yang ada. Renovasi meliputi fasad bangunan serta fungsi-fungsi ruangan yang ada di dalamnya. Perubahan fungsi dari tempat tinggal menjadi banguan dengan fungsi penginapan komersil. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 2 weeks ago

Rumah 3500 Milimeter, Solusi Desain dengan Lahan Terbatas

Rumah 3500 milimeter adalah sebuah rumah tinggal dengan luas lahan 56 m2 dan lebar lahan 3500 millimeter (3,5 meter) yang berlokasi di tengah kota Jakarta Selatan. Rumah dengan luas bangunan 100 m2 ini dibangun sebagai sebuah pencarian jawaban atas cara bertempat tinggal di tengah kota dengan berbagai keterbatasan dan tantangannya seperti biaya, size, waktu, dan peraturan. Abimantra Pradhana, arsitek dan pemilik rumah mendesain khusus untuk keluarga kecilnya yang terdiri dari sepasang suami-istri dan satu anak laki-laki.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 3 weeks ago