Logo Bluprin Blog

Wiyung House, Pemanfaatan Skylight sebagai Pencahayaan Alami Maksimal

ARCHITECTURE - PROJECTS / 2 months ago / By Bluprin
ARCHITECTURE - PROJECTS / By Bluprin / 2 months ago

Wiyung House, Pemanfaatan Skylight sebagai Pencahayaan Alami Maksimal


Prinsipal Arsitek 
:Aditya Wiratama
Tim Arsitek 
:Aditya Wiratama
Lokasi Project
:Wiyung Brantas permai III, no. 31. Surabaya
Luas Lahan 
:260m2
Luas Bangunan
:200m2
Tahun Terbangun
:2018
Fotografer
:Aditya Wiratama
Manufaktur
:Utomo deck, MU 200, Oulo, Dekson, Kalsiboard, Lenkote aquamatt


Deskripsi oleh Aditya Wiratama Architect

Wiyung House adalah Rumah kediaman Bapak Prihandoyo yang berlokasi di Surabaya, Ibukota Jawa Timur. Awal mula proses desain dimulai dengan desakan agar proses pembangunan rumah ini diselesaikan sesegera mungkin karena kebutuhan untuk pindah kediaman yang sangat mendesak. Alhasil, strategi yang dihasilkan adalah bagaimana menghasilkan desain yang bertumbuh, sehingga ketika pembangunan rumah ini belum selesaipun sudah bisa untuk ditempati.

©Aditya Wiratama

©Aditya Wiratama

Artikel Lainnya: Green Garden House -  Susunan Geometris pada Massa Bangunan

©Aditya Wiratama

Iklim yang cukup kering dan panas disertai dengan orientasi lahan yang menghadap ke barat membuat Arsitek membuat desain fasade yang memungkinkan agar sirkulasi udara tetap masuk kedalam bangunan tapi sekaligus mereduksi panas yang masuk dari matahari sore. Selain itu, rumah ini juga didesain dengan Inner court yang cukup besar di tengah-tengah bangunan sebagai strategi yang lain untuk mereduksi panas.

Layout Ruangan di rumah ini memiliki beberapa bagian, ruang utama terdiri dari open space yang terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur dan mihrab, adapun ruangan lain di lantai bawah ada 1 kamar utama beserta walking closet dan kamar mandinya, kamar tidur tamu, kamar tidur tambahan beserta kamar mandi.

©Aditya Wiratama

©Aditya Wiratama

Artikel Lainnya: CL House - Konsep Pinhole Glass pada Fasad

Skylight didesain sepanjang Ruang tamu hingga dapur untuk memberikan suasana yang terang didalam bangunan. Cahaya tersebut juga untuk menerangi berbagai aktifitas seperti memasak, makan, dan lain-lain. Selain faktor pencahayaan, penghawaan menjadi salah satu faktor  yang penting dikarenakan cuaca yang cukup terik maka desain rumah berpori menjadi hal yang masuk akal disini, fasade depan pun dibuat berlubang dengan menggunakan krawang yang didesain khusus agar aliran udara bias masuk kedalam ruangan,tapi air hujan tidak masuk kedalam.\

©Aditya Wiratama

©Aditya Wiratama

Secara umum palette material yang digunakan tidak begitu banyak agar tidak terkesan terlalu ramai dan banyak Bahasa. Di luar Bangunan di dominasi oleh material ekspos seperti beton dan kayu, Terlihat cukup kontras dengan dalam ruangan yang mana didominasi oleh warna putih.

Kebanyakan Komponen yang ada di rumah ini dibeli dari tempat barang bekas yang mana memang banyak yang menjual komponen bekas di Surabaya, seperti pintu, baja, kaca, armatur lampu, dan lain sebagainya.

©Aditya Wiratama

©Aditya Wiratama

Lihat foto proyek selengkapnya:
https://www.bluprin.com/project/wiyung-house

Lihat profil Aditya Wiratama Architect:
https://www.bluprin.com/aditya-wiratama-architect

Artikel Lainnya: S House - Kayu sebagai Material Utama Sebuah


Artikel Menarik Lainnya

Casa de Montana, Hunian Unik dengan Lahan Trapesium dan Dua Sumbu Site

Rumah ini terletak di kaki Gunung Pancar, berhadapan langsung dengan salah satu anak sungainya. Lokasi di hoek memberi keuntungan besar, yaitu view yang tidak terhalang ke arah sungai, juga potensi memaksimalkan sinar matahari untuk penerangan di dalam rumah. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 3 days ago

ETC Hobby House, Tempat Bermain Basket di Rumah Tinggal

Berlokasi di sebuah komplek perumahan, ETC Hobby House adalah bangunan seluas 150 m2 yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan tempat bermain basket pribadi bagi anak-anak si pemilik rumah. Ketiga anaknya tersebut memiliki hobi bermain basket dan teman-teman mereka pun sering berkumpul di situ untuk menghabiskan waktu luang mereka. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 1 week ago

R+K House, Rumah dengan View Lautan Dewata

Brief awal yang diberikan pemilik rumah kepada arsitek adalah untuk tidak menebang 3 pohon mangga yang ada di tanah existing dan menyatukan bangunan lama dengan bangunan baru tanpa membuat ketimpangan. Existing tanah baru tepat dibelakang bangunan lama yang dibangun sekitar pertengahan 90an, dengan view laut dan bandara Ngurah Rai embuat orientasi bangunan jelas untuk merespon pemandangan yang dimiliki.

ARCHITECTURE | By Bluprin - 2 weeks ago

Anggrek Office, Pola Solid Void Balkon yang Harmonis

Mendesain sebuah kantor yang kemudian dapat dialihfungsikan menjadi rumah tinggal menjadi tantangan bagi arsitek untuk menciptakan ruang yang nyaman untuk bekerja dan tinggal. Rukan tipikal biasanya memiliki site memanjang dengan tangga pada bagian belakang dengan bukaan yang hanya ada pada fasad bangunan. Proyek yang berlokasi pada sebuah lingkungan perumahan di Jakarta Selatan ini berdiri di lahan yang memanjang. 

ARCHITECTURE | By Bluprin - 3 weeks ago